Tingkatkan Daya Saing Sektor Pariwisata, Pemerintah Akselerasikan Pembangunan SDM Hulu Hingga Hilir

0
379
Ilustrasi: Pariwisata Indonesia. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/VERA

(Vibizmedia-Nasional) Dalam rangka meningkatkan daya saing dengan negara tetangga, khususnya di sektor pariwisata, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Masehat menyampaikan perlunya akselerasi secara bersama-sama dari hulu sampai hilir.

Hal ini menjadi penting karena pariwisata merupakan salah satu sektor potensial untuk digarap Indonesia. Untuk itu, perlunya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, agar bisa bersaing secara kompetitif.

Dengan akselerasi secara bersama-sama sesuai fungsi masing-masing, diharapkan pembangunan SDM di sektor pariwisata akan lebih nyata, ungkap Kunjung saat membuka workshop Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professional (MRA-TP) di Jakarta, Kamis (22/8).

Dengan mengimplementasikan ASEAN Common Competency Standard for Tourism Professional (ACCSTP), merupakan salah satu caranya.

Untuk itu mari bersama-sama mengimplementasikan ACCSTP baik di sekolah vokasi, lembaga pelatihan, dan lembaga sertifikasi sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan SDM yang unggul, tegas Kunjungan dalam keterangan persnya.

Kedepan, Ia pun berharap agar forum ini dapat terjalin dengan baik, sehingga masing-masing pemangku kepentingan dapat berkontribusi secara maksimal demi Indonesia. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan teknis untuk guru, instruktur, dan asesor kompetensi agar implementasi MRA-TP dapat berjalan dengan optimal.

Kunjung melalui penerapan ini SDM Indonesia menjadi SDM yang kompeten, unggul, dan dapat bersaing. Implementasi ACCSTP harus dimulai dari pengembangan program pelatihan yang dilaksanakan oleh sekolah vokasi di tingkat SMK dan perguruan tinggi. Selanjutnya juga Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah maupun swasta, pengembangan skema sertifikasi, penyusunan materi uji, sampai dengan pengakuannya oleh industri.

Baginya, hal ini tidak akan terwujud tanpa adanya sinergitas dan harmonisasi antar pemangku kepentingan di Indonesia, ungkap Kunjung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here