Tekan Defisit Transaksi Berjalan, Pemerintah Berikan Insentif Besar-Besaran Pada 3 Sektor Ini

0
137

(Vibizmedia-Jakarta) Demi menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memberikan insentif fiskal besar-besaran untuk sektor perindustrian, perdagangan dan investasi.

Tercatat sampai dengan kuartal II-2019, defisit transaksi berjalan mencapai USD 8,4 miliar atau 3,04% dari produk domestik bruto (PDB).

Sedangkan, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-Juni 2019 defisit sebesar USD 1,93 miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kami siap menggunakan instrumen fiskal untuk membantu kementerian terkait dan juga inisiatif dari Pemda untuk bisa meningkatkan ekspor, jelasnya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Pihaknya melalui instrumen fiskal, akan membantu Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan sektor investasi yang berkaitan dengan kinerja ekspor bertumbuh dengan baik.

Pokoknya kami siap dengan seluruh instrumennya membantu kementerian terkait dan pemerintah daerah yang bisa ikut memecahkan masalah CAD, tegasnya.

Untuk itu, dirinya juga akan memantau hasil formulasi kebijakan-kebijakan ekonomi makro yang sudah ada, juga menyesuaikan kebutuhan policy baik diseluruh Kementerian/Lembaga, Pemda dan para pengusaha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here