Kekhawatiran Perang Dagang Mereda, Bursa Saham Global Cetak Untung

0
339

(Vibizmedia-Index) – Melihat sentimen perdagangan pasar keuangan global hingga akhir perdagangan sesi Amerika Jumat dini hari (09/08), kekhawatiran investor terhadap meningkatnya ketegangan perang dagang AS-China pekan ini mereda. Terlihat pada keuntungan yang dicetak bursa saham kawasan Asia, Eropa dan juga Amerika Serikat pada akhir sesi.

Sentimen positif pasar terbentuk setelah Kantor Bea dan Cukai China melaporkan data perdagangan luar negeri China periode bulan Juli yang mengesankan, dengan data ekspor naik 3,3 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, padahal sebelumnya pelaku pasar perkirakan terjadi penurunan 2 persen.

Kekuatan bursa saham global juga didapat setelah Bank Sentral China menetapkan posisi titik tengah atau nilai tukar acuan untuk yuan di atas 7,00 per dolar, posisi ini merupakan yang terlemah sejak 21 April 2008. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade bank sentral tersebut melemahkan nilai acuan yuan pada level tersebut.

Penutupan bursa saham Asia kemarin semua indeks utama mencetak penguatan dibawah satu persen, demikian juga pada perdagangan bursa saham Eropa semua indeks utamanya menguat diatas 1 persen. Dan untuk perdagangan bursa saham Amerika, indeks utama ditutup menguat signifikan dengan kenaikan hingga diatas 2 persen.

Pasar saham di seluruh wilayah Asia-Pasifik ditutup pada zona hijau dengan indeks Shanghai Composite melonjak 0,9%, Nikkei 225 naik 0,4%, indeks Hang Seng naik 0,5%, indeks Kospi naik 0,6%; dan indeks ASX 200 naik 0,8%.

Lihat: Bursa Asia Cetak Untung Besar, Diuntungkan Data Ekspor China

Pasar saham Eropa berakhir lebih tinggi dengan saham sumber daya dasar yang berkinerja terbaik, indeks DAX 30 Jerman naik 1,7%, indeks FTSE 100 Inggris naik 1,2%, indeks CAC 40 naik 2,3%, IBEX 35 spanyol naik 1,4%.

Bursa saham Wall Street ditutup sangat signifikan dengan indeks Dow Jones melonjak 373 poin atau 1,4%. S&P 500 naik 54 poin atau 1,9% dan indeks Nasdaq melonjak 176 poin atau 2,2%.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here