Pemerintah Dorong Penggunaan Lokal Konten Dalam Pengembangan Blok Masela

0
168

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo menerima Menteri ESDM Ignasius Jonan, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan CEO Inpex Corp Takayuki Ueda di Istana Merdeka, pada Selasa (16/7). Kedatangan tersebut untuk melaporkan dimulainya pengembangan proyek lapangan gas abadi, Blok Masela.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan mengatakan kami melaporkan kepada bapak Presiden bahwa pemerintah terhadap pembangunan blok Masela sudah diberikan, kami minta persetujuan dihadapan bapak Presiden, ungkapnya.

Pengembangan Blok Masela dimulai setelah ditandatanganinya revisi rencana pengembangan (PoD) proyek oleh Menteri ESDM, proyek tersebut akan dikerjakan oleh SKK Migas dan Inpex.

Menurut Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, kerjasama kedua belah pihak yang sempat berjalan cukup alot ini, disambut gembira Presiden Jokowi.

Kita hari ini bisa menyelesaikan investasi yang sangat besar, yang sangat berarti buat Indonesia. Dan kemudian diharapkan Inpex komit dengan apa yang sudah tertuang di Plan of Development (PoD) dan apa yang dipersyaratkan, jelas Dwi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga memberikan arahan kepada Menteri ESDM dan dirinya agar dapat memastikan Inpex berkomitmen terhadap (PoD) dan memaksimalkan lokal konten dan pengembangan SDM lokal dalam pengembangan Blok Masela.

Dwi menambahkan pemanfaatan tenaga kerja daerah diharapkan bisa dioptimalkan.

Dengan mulainya proyek ini, diprediksi Indonesia akan terima sekitar USD 39 miliar dan Inpex sekitar USD 37 miliar.

Dari perhitungan tersebut, sudah termasuk 10 persen milik daerah, sehingga Inpex dan Shell hitungannya bisa terima USD 33,3 miliar.

Pihaknya menargetkan blok Masela akan mulai produksi pada 2027, sehingga proyek dikebut sampai 2026.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here