Kementan Optimalkan UPJA Gunakan Alsintan di Daerah

1
66

(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Pertanian mendorong Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) berperan aktif agar alat dan mesin pertanian (Alsintan) dapat digunakan oleh petani di daerah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, alsintan yang dikelola UPJA tak boleh berhenti, dalam keterangannya, Kamis (13/6).

Untuk itu, pentingnya mengoptimalkan penggunaan alsintan di setiap UPJA serta keaktifan pengurus UPJA dalam mencari peluang ke daerah sekitar agar penyewaan alsintannya bisa berjalan lancar.

Sebagai contoh, menurutnya, jika di daerahnya sudah selesai panen, maka combine harvester-nya bisa dialihkan ke daerah lain yang sedang panen.

Saat ini, pihaknya juga sedang menginventarisasi alsintan yang sudah diberikan ke sejumlah UPJA, kelompok usaha bersama (KUB), koperasi dan Brigade Alsintan guna mengoptimalkan alsintan yang dikelola UPJA.

UPJA atau KUB yang mengelola alsintan tersebut akan kami kumpulkan di setiap provinsi. Kemudian kami lakukan sosialisasi agar bisa mengoptimalkan penggunaan alsintan. Kami juga memberi bekal kepada pengurus UPJA cara mengelola alsintan yang baik, jelas Sarwo.

Menurutnya, apabila ada pengurus UPJA yang dinilai kurang maksimal dan tak responsif dalam mengembangkan usaha alsintan, maka Ditjen PSP Kementan bisa membubarkan dan segera membentuk UPJA baru untuk mengelola bantuan alsintan dari pemerintah, bahkan mengalihkan bantuan alsintan tersebut ke UPJA atau KUB
lainnya, dengan berkoordinasi dengan pihak kabupaten dan provinsi terlebih dahulu.

Kalau dulu petani membajak sawah dengan alat tradisional butuh waktu 5-6 hari per hektar. Dengan memanfaatkan traktor, petani hanya butuh waktu 3 jam per ha sehingga penggunaan alsintan disinyalir sebesar 40 persen lebih efisien, terangnya.

Selain itu, penggunaan alsintan mampu mendorong indeks pertanaman (IP) petani dan produktivitas meningkat, dari yang semula dua kali menjadi tiga kali per tahun.\\

1 COMMENT

  1. Benar Banget Pak…selain mendorong indeks pertanaman (IP) petani, juga di pastikan meningkatkan ke sejahteraan petani…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here