Harga Minyak Mentah Merosot Terus Karena Laporan EIA

0
103

(Vibizmedia- Market News) – Mengakhiri perdagangan komoditas internasional sesi Amerika  Kamis (13/06) dini hari, harga minyak mentah turun mendekati posisi rendah pekan lalu setelah bergerak sangat lemah sejak awal sesi Asia. Sentimen negatif pasar datang setelah Departemen Energy AS melaporkan pasokan mingguan minyak mentah yang kembali menunjukkan data berlebih.

Harga minyak mentah berjangka Brent kontrak bulan Juli sebagai acuan harga internasional , turun $2,32 atau 3,7%  menjadi $59,97 per barel. Minyak brent pertama kali turun dibawah $60 sejak Januari. Demikian juga harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun  $2,13 menjadi $51,15 per barel, anjlok 4% dari perdagangan sebelumnya. Posisi anjlok harian ini paling besar dalam lima bulan terakhir.

EIA melaporkan persediaan minyak mentah komersial AS naik 2,2 juta barel dalam sepekan hingga 7 Juni, sebelumnya banyak ekonom memperkirakan persediaan turun 481.000 barel. Laporan kelebihan pasokan ini bergulir kembali setelah pekan lalu EIA melaporkan stok minyak mentah melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2017.

Pekan lalu karena laporan EIA tersebut harga minyak anjlok ke posisi terendah sejak bulan Januari, kini harga minyak Brent turun 20% dari level tertinggi 2019 di bulan April, sementara minyak WTI diperdagangkan 23% lebih rendah dibandingkan periode yang sama.

Sebelumnya harga minyak telah mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa OPEC dan sekutunya akan terus menopang harga dengan membatasi produksi. Namun, minyak mentah berjangka telah digerus oleh kekhawatiran bahwa sengketa perdagangan AS-China akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi global lebih lambat dan membebani permintaan minyak.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya berpotensi terus alami penurunan dengan bergerak ke posisi support 50.50 – 49.85. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan naik menemui posisi resisten 52.30 – 53.75.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here