Meski Trump Ancam China, Bursa Asia Masih Bisa Cetak Untung

0
71

(Vibizmedia – Index) – Bursa saham Asia perdagangkan sahamnya cukup tinggi hari Selasa (11/06) meskipun Presiden AS Donald Trump mengancam akan menagih tarif baru yang lebih besar untuk barang impor China jika rekannya Xi Jinping tidak menghadiri pertemuan G20 mendatang.

Saham China menguat setelah Beijing mengatakan akan memungkinkan pemerintah daerah untuk menggunakan hasil dari obligasi khusus sebagai modal untuk proyek-proyek besar termasuk jalan raya, pasokan gas dan listrik dan kereta api. Indeks Shanghai Composite melonjak 73,59 poin atau 2,58 persen menjadi 2.925,72. Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir naik 0,76 persen menjadi 27.789,34.

Bursa saham Jepang pulih dari awal yang lemah   karena mundurnya yen terhadap dolar membantu mengangkat eksportir. Indeks  Nikkei naik 69,86 poin atau 0,33 persen menjadi 21.204,28 dengan saham eksportir bergerak kuat seperti saham  Canon, Toyota Motor, TDK Corp dan Tokyo Electron naik 1-2 persen.

Saham-saham di bursa  Seoul naik, mengikuti kenaikan kuat di pasar China setelah China mengatakan akan mengurangi pembatasan pinjaman pemerintah daerah untuk investasi infrastruktur besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Indeks Kospi naik 12,32 poin atau 0,59 persen menjadi 2.111,81.

Pasar saham Australia membukukan keuntungan kuat dengan indeks ASX 200 melonjak 102,40 poin atau 1,59 persen menjadi 6.546,30, memperpanjang kenaikan untuk sesi kelima berturut-turut di tengah meredakan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Meksiko.

Sementar aitu saham-saham Selandia Baru menguat, dengan indeks acuan  NZX 50 berakhir sebanyak 111,54 poin atau 1,11 persen pada 10.139,15 setelah AS menunda tarif yang dikenakan pada barang-barang Meksiko. Saham pembuat produk susu dan Perusahaan Susu memimpin pasar yang lebih tinggi untuk berakhir dengan naik 3,2 persen.

Untuk perdagangan saham di bursa efek Jakarta kembali menunjukkan kenaikan indeks, dengan IHSG naik moderat 0,26 persen ke posisi 6305,99. Keuntungan indeks diperkuat oleh saham -saham unggulan seperti sektor mining dan consumer.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here