Seperti Apa Keuntungan Bursa Asia Akhir Pekan

0
75

(Vibizmedia – Index) –  Bursa saham Asia akhir pekan ditutup naik pada hari Jumat (07/06) merespon laporan dari sumber tidak dikenal yang mengatakan bahwa pemerintahan Trump dapat menunda tarif impor Meksiko. Selain itu investor optimis data NFP AS bulan Mei memberikan petunjuk lebih lanjut tentang prospek penurunan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve.

Bursa saham Jepang berakhir sangat tinggi dengan mengabaikan laporan yang menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran rumah tangga di Jepang naik 1,3 persen tahunan di bulan April,  turun dari 2,1 persen di bulan Maret. Indeks  Nikkei naik 110,67 poin atau 0,53 persen menjadi 20.884,71 dengan saham terkait chip memimpin lonjakan seperti saham  dengan Advantest naik 5,1 persen dan Tokyo Electron naik 2,8 persen.

Indeks Kopsi di bursa saham Korea Selatan ditutup menguat tipis dengan kenaikam 0,01 persen. Kekuatan indeks juga disupport oleh kenaikan saham-saham unggulan seperti saham Samsung Electronics, saham SK Hynix dan juga Hyundai.

Pasar saham Australia memperpanjang kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut dengan indeks ASX 200 naik 60,90 poin atau 0,95 persen menjadi 6.443,90 banyak ditopang oleh penguatan saham empat bank besar  serta saham energy seperti  Oil Search, Woodside Petroleum dan Santos naik 1-2 persen.

Saham Selandia Baru naik  dengan indeks acuan  NZX 50 berakhir naik 60,82 poin atau 0,61 persen pada 10.047,82. Saham sektor bahan pokok konsumen memimpin kenaikan, dengan saham kelas berat A2 Milk  naik 0,8 persen dan Synlait Milk menguat sebanyak 4 persen.

Bursa saham di Taiwan, Cina dan Hong Kong ditutup untuk libur Festival Perahu Naga, sementara itu bursa saham Indonesia masih tetap tertutup untuk libur Idul Fitri.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here