Saham Mobil Asia Ambruk, Bursa Asia Bergerak Mixed

0
68

(Vibizmedia – Index) –  Keuntungan bursa saham Asia mixed  pada perdagangan hari Kamis (06/06) setelah  pertemuan AS dan Meksiko gagal mencapai kesepakatan selama pembicaraan perdagangan yang menimbulkan kekhawatiran baru.

Indeks Shanghai Composite di bursa saham China berakhir turun 33,62 poin atau 1,17 persen pada 2.827,80 setelah IMF memangkas perkiraan pertumbuhan China untuk tahun ini dan berikutnya, Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong naik 0,26 persen menjadi 26.965,28.

Saham Jepang berakhir dengan nada datar di tengah ketidakpastian perdagangan, indeks Nikkei berfluktuasi sebelum berakhir sedikit lebih rendah di 20.774,04.  Saham eksportir Panasonic, Sony dan Honda Motor turun 1-2 persen karena yen mencapai level tertinggi lima bulan setelah rilis data pekerjaan swasta lemah dari AS.

Nissan Motor turun 1,7 persen dan Mitsubishi Motors turun sebanyak 5,9 persen karena Fiat Chrysler Automobiles NV tiba-tiba menarik tawarannya untuk bergabung dengan Renault SA, mitra aliansi kedua perusahaan Jepang.

Bursa saham  Australia menguat karena sektor keuangan memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Indeks ASX 200 naik 24,50 poin atau 0,39 persen menjadi 6.383. Saham empat bank besar naik antara 0,4 persen dan 0,8 persen di tengah ekspektasi keputusan Reserve Bank untuk memangkas suku bunga resminya ke rekor terendah akan meningkatkan keterjangkauan perumahan.

Demikian perdagangan saham di Selandia Baru menambah kenaikan moderat, dengan indeks acuan  NZX 50 berakhir naik 30,94 poin atau 0,31 persen pada 9.987, dipimpin oleh saham kesehatan.  Bursa saham di Korea Selatan, Malaysia dan Indonesia ditutup untuk libur publik.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here