Keuntungan Saham Asia Semakin Terpangkas, Bursa Australia Dibangkitkan RBA

0
84

(Vibizmedia – Index) –  Perdagangan bursa saham Asia berakhir sebagian besar lebih rendah pada perdagangan hari Selasa (04/06) dalam  perdagangan hati-hati karena kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan perdagangan dan dampak pada pertumbuhan ekonomi global melemahkan selera risiko.

Perdagangan hari ini tampak  saham-saham teknologi di Asia anjlok cukup signifikan mengikuti rekan-rekan mereka di bursa AS karena berita tentang penyelidikan antitrust terhadap perusahaan teknologi besar memicu kekhawatiran tentang sektor ini.

Bursa saham China ditutup lebih rendah, memperpanjang kerugian baru-baru ini di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China. Indeks Shanghai Composite turun 27,80 poin atau 0,96 persen menjadi ditutup pada 2.862,28, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong kehilangan 122,55 poin atau 0,46 persen menjadi berakhir pada 26.771,31.

Perdagangan saham Jepang ditutup datar dengan bias negatif dalam perdagangan berombak, indeks Nikkei 225 turun 2,34 poin atau 0,01 persen ditekan oleh anjloknya beberapa saham eksportir utama seperti saham  Sony  dan Canon.

Sementara itu, perdagangan saham bursa Seoul menghentikan kenaikan beruntun tiga hari  karena data PDB yang lemah dan meningkatnya ketegangan perdagangan mengurangi sentimen investor. Indeks  KOSPI turun 0,88 poin atau 0,04 persen menjadi ditutup pada 2.066,97. Saham unggulan yang menekan indeks seperti saham  Samsung Electronics, LG Electronics dan  SK Hynix yang anjlok lebih dari 2 persen.

Dikawasan pasifik, bursa saham Australia rebound dari kerugian sesi sebelumnya menjadi sedikit lebih tinggi, didukung oleh keputusan Bank Sentral Australia untuk memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Agustus 2016. Indeks  ASX 200 naik 11,90 poin atau 0,19 persen menjadi berakhir pada 6.332,40, setelah menyentuh tertinggi 6.343,00 sebelumnya.   Namun di bursa Selandia Baru ditutup lebih rendah dengan indeks  NZX 50 anjlok 166,06 poin atau 1,64 persen menjadi mantap pada 9.951,93.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here