Dolar AS Sedang Ketakutan Suku Bunga Fed Akan Dinaikkan

0
107

(Vibizmedia – Forex) – Pernyataan seorang Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard dalam kata sambutannya dalam suatu pertemuan di Chicago membuat tenaga dolar AS lemas untuk bangkit dari perdagangan sebelumnya. Masuki  perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (04/06), dolar AS yang dibuka sedikit lebih tinggi terpangkas kembali.

Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard menyarankan pengurangan suku bunga sangat pas dilakukan menghadapi perlambatan ekonomi pasca  ketegangan perdagangan global.  Bullard mengatakan bahwa The Fed menghadapi ekonomi yang diperkirakan akan tumbuh lebih lambat ke depan dan  perlambatan bisa lebih tajam dari yang diharapkan karena ketidakpastian rezim perdagangan global yang sedang berlangsung.

“Selain itu, baik inflasi dan ekspektasi inflasi tetap di bawah target, dan sinyal dari kurva imbal hasil Treasury tampaknya menunjukkan bahwa pengaturan tingkat kebijakan saat ini terlalu tinggi,” kata Bullard

Bullard menyimpulkan, “Penyesuaian tingkat kebijakan ke bawah  dijamin segera untuk membantu memusatkan kembali inflasi dan ekspektasi inflasi pada target dan juga untuk menyediakan beberapa asuransi jika terjadi perlambatan yang lebih tajam dari perkiraan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya ditutup melemah 0,17 persen ke posisi 97,17 setelah dibuka pada posisi 97.25. Perdagangan sebelumnya  terpantau dolar AS ditutup pada  posisi 97,24.

Presiden Donald Trump juga telah mendorong The Fed untuk menurunkan suku bunga dan komentar Bullard menyarankan memicu perang perdagangan global dapat menyebabkan bank sentral untuk mengabulkan keinginan presiden.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here