Bangun Halal Park, Dukungan Pemerintah Pada Industri Halal di Indonesia

0
182
Presiden Joko Widodo meresmikan Halal Park di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|RULLY

(Vibizmedia-Jakarta) Begitu cepatnya industri halal di dunia dan di Indonesia, diproyeksikan permintaan produk halal global tahun 2019 mencapai USD 3,7 triliun. Menyambut adanya pertumbuhan besar ini, Pada hari ini, Selasa (16/4) Presiden Joko Widodo meresmikan Halal Park yang berlokasi di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Perkembangan industri halal di dunia dan Indonesia tersebut mencapai 9,5 persen dari sebesar USD 2 triliun pada tahun 2013, diproyeksikan pada tahun 2019, permintaan produk halal global mencapai USD 3,7 triliun.

Untuk itu, pemerintah melihat Halal Park ini akan menjadi embrio pembangunan Halal District yang akan dibangun di atas tanah seluas 21.000 meter persegi, dengan nilai investasi sebesar Rp 250 miliar.

Bagi Jokowi, industri ini bukan barang baru. Pemerintah akan memadukan sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah, oleh BUMN dan seluruh pelaku bisnis industri halal dan juga dengan para UMKM kita. Kita padukan semua kekuatan untuk mengangkat industri halal Indonesia ke tingkat regional maupun di tingkat dunia, ungkapnya.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Industri halal di Indonesia, menurutnya berkembang sangat pesat. Dari data yang diperoleh dirinya dari Global Muslim Travel Index 2019, wisata halal Indonesia memenangi peringkat yang pertama. Ini sebuah capaian yang sangat bagus. Baru saja ini diumumkan, ungkapnya.

Selain itu, Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk) juga berkembang pesat sekali. Bulan lalu, sukuk retail kita seri SR-011 terjual sekitar Rp21 triliun. Presiden ungkapkan ini sebuah kepercayaan yang harus terus dijaga dalam menarik investor-investor baru.

Ia pun menyampaikan pada tahun 2018 lalu, ada 140 juta wisata muslim dengan spending online mencapai USD 35 miliar. Jumlah turis muslim dunia terus meningkat dari tahun ke tahun, dan di tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai jumlah 158 juta orang.

Pada tahun 2019 ini, ditargetkan kunjungan wisata halal ke Indonesia sebanyak 5 juta orang atau seperempat dari total target wisatawan yang diharapkan datang ke Indonesia. Jumlah ini, tumbuh 42% dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan industri wisata telah ditetapkan sebagai penggerak utama bagi pengembangan industri halal.

Saat ini, berdasarkan laporan Global Islamic Economic Report, Menurut Presiden Indonesia berada di posisi kedua untuk sektor modest fashion dan nilai pasar fashion muslim sampai dengan 2020 ini diperkirakan mencapai USD 327 miliar.

Mengangkat industri halal Indonesia sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan sebagai ladang kreatifitas, produktifitas generasi-generasi muda-muda adalah upaya pemerintah sebagai sumber kesejahteraan umat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here