Bursa Asia Untung Besar Merespon Kerjasama Dagang AS-Jepang

0
31
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat berlangsungnya bilateral di Palace Hotel, saat jeda Sidang Majelis Umum PBB di New York, 21 September 2017. (Foto: dok).

(Vibizmedia-Index) – Perdagangan saham bursa kawasan Asia Pasifik hari Selasa (16/04) menguat karena AS dan Jepang memulai putaran pertama pembicaraan perdagangan mereka di Washington yang bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja perdagangan bilateral.

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC bahwa  semacam proteksionisme seputar perdagangan global adalah ancaman terbesar bagi pertumbuhan ekonomi global.

Bursa saham China mencapai level tertinggi dalam hampir 13 bulan setelah data menunjukkan harga perumahan di 70 kota besar Cina meningkat rata-rata 10,6 persen tahun ke tahun di bulan Maret, menandakan rebound ekonomi. Indeks Shanghai Composite naik 75,81 poin atau 2,39 persen menjadi 3.253,60, menandai kenaikan satu hari terbesar untuk indeks dalam lebih dari dua minggu dan level penutupan tertinggi sejak 22 Maret 2018.  Demikian juga indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong naik 1,07 persen menjadi 30.129,87 .

Perdagangan bursa  saham Jepang mencapai posisi tertinggi baru empat bulan karena yen bertahan di dekat posisi terendah 2019 terhadap dolar dan lonjakan saham NTT Docomo Inc. mengumumkan rencana biaya telepon selulernya yang baru. Indeks  Nikkei naik 52,55 poin atau 0,24 persen menjadi 22.221,66, tertinggi baru empat bulan.

Bursa saham Seoul ditutup lebih tinggi dari rally 13 hari  berturut-turut   karena investor asing banyak membeli saham-saham berkapitalisasi besar di tengah meredanya kekhawatiran perlambatan signifikan dalam pertumbuhan global. Indeks  Kospi naik tipis 0,26 persen menjadi 2.248,63. Saham Asiana Airlines melonjak 16,1 persen setelah naik sebanyak 30 persen pada hari sebelumnya. SK Networks melonjak 7,5 persen di tengah berita bahwa kelompok induknya mungkin dapat mengambil alih Asiana Airlines.

Dikawasan Pasifik juga baik bursa saham Australia dan New Zealand cetak untung yang cukup signifikan, indeks ASX 200 naik 26 poin atau 0,42 persen menjadi 6.277,40 yang disupport kenaikan saham tambang dan perbankan.  Saham Selandia Baru naik untuk sesi keempat berturut-turut, dengan indeks acuan  NZX 50 mengakhiri sesi naik 62,04 poin atau 0,63 persen menjadi 9.908,39.

Untuk perdagangan bursa saham Indonesia di bursa Jakarta juga alami penguatan yang cukup signifikan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,72 persen ke posisi 6481.54. Dukungan kuat indeks dipicu oleh naiknya saham-saham unggulan sektor aneka industri dan properti.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here