Harga Emas dan Yen Unjuk Kekuatan Setelah Laporan IMF Yang Mengkhawatirkan

0
51

(Vibizmedia-Forex)- IMF telah memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global dalam World Economic Outlook yang dirilis pada hari Selasa (09/04), dan laporan tersebut menekan perdagangan aset resiko yang menambah kekhawatiran pasar akan pertumbuhan ekonomi global setelah beberapa faktor lainnya.

IMF menargetkan ekonomi dunia tumbuh 3,3% tahun ini, turun dari 3,6% pada tahun 2018. Angka itu sama dengan pertumbuhan tahun 2016 yang merupakan pertumbuhan  tahun terlemah sejak 2009. Dalam perkiraan sebelumnya pada bulan Januari, IMF telah memperkirakan bahwa pertumbuhan internasional akan mencapai 3,5% tahun ini.

Akibatnya pasar mangalihkan aset resikonya ke perdagangan safe haven khususnya yen Jepang sebagai mata uang safe haven dan emas sebagai komoditas safe haven. sentimen pasar ini membuat posisi yen Jepang terhadap beberapa rivalnya menguat termasuk dengan dolar AS yang naik ke posisi tinggi 8 hari perdagangan.

Yen Jepang dalam pair USDJPY menguat lebih dari 0,3% terhadap dolar ke posisi 111,12 dolar setelah sempat naik ke posisi 110.97 dolar. Mata uang safe haven yang sudah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya bergerak naik, namun sempat turun ke posisi rendah di 111.57 terhadap dolar.

Demikian juga dengan harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada karena posisi dolar AS yang lemah dan bursa saham yang buntung oleh bertambahnya kekhawatiran pasar setelah laporan outlook IMF tersebut.

Harga spot emas atau LLG  naik 0,5 persen menjadi $1,303.98/t oz, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 28 Maret di $1,306.09/t oz. Harga emas berjangka AS  juga menguat $6,40 pada posisi $ 1,308.30/t oz.

IMF menurunkan prospek pertumbuhannya di Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan ekonomi global secara keseluruhan, dengan alasan ketegangan perdagangan, kepercayaan bisnis yang melemah, kondisi keuangan yang lebih ketat, dan ketidakpastian kebijakan yang lebih tinggi.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here