Lensa Jawa Timur: Menikmati Tol Paspro, Ujung Tol Trans Jawa

0
353
Ilustrasi Jalan Tol Trans Jawa. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/KRISTO

(Lensa Vibizmedia – Jawa Timur) Dalam kesempatan melakukan perjalanan darat dengan mobil pribadi Jakarta – Banyuwangi minggu ini, ada pengalaman tersendiri menikmati sebuah jawaban “mimpi” tersambungnya jalan darat di Pulau Jawa yang disebut Jalan Tol Trans – Jawa.

Tol Pasuruan – Probolinggo (Photo: Kristo Aritonang/ VM)

Jalan Tol Trans-Jawa adalah jaringan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di pulau Jawa, dan  menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia di ujung Barat dan ujung Timur yaitu Kota Jakarta dan Surabaya melalui jalan tol, sepanjang ±1.000 kilometer.

Menjelang Natal dan Tahun Baru2019, tepatnya pada tanggal 20 Desember 2018, jalan tol Jakarta dan Surabaya ini resmi tersambung. Namun untuk Surabaya – Banyuwangi masih ada yang akan dioperasikan secara resmi dalam waktu dekat, yaitu ruas Tol Pasuruan – Probolinggo yang sering disingkat dengan sebutan Tol Paspro.

Tol Pasuruan – Probolinggo, exit signage ke Grati (Photo: Kristo Aritonang/ VM)

Pengerjaan proyek tol Paspro sepanjang 31,30 kilometer oleh PT Waskita Karya (Persero) ini dimulai Mei 2016 dan selesai pada bulan Desember 2018, dan siap untuk dioperasikan.

Diharapkan memberikan dampak bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya, serta memperlancar dan mengurangi biaya angkutan logistik di Jawa Timur.

Pemangkasan waktu tempuh yang luar biasa terjadi dengan beroperasinya tol Paspro ini karena perjalanan dari Pasuruan ke Probolinggo dan sebaliknya, dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 30 menit.

Tol Paspro ini dibangun dengan investasi sebesar Rp 3,5 triliun untuk tiga seksi dengan konsesi 50 tahun. Di ruas ini terdapat empat buah rest area tipe B masing-masing dua di jalur kiri dan kanan.

Tol Pasuruan – Probolinggo atau Paspro (Photo: Kristo Aritonang/ VM)

Pembangunan Tol Paspro ini juga dinilai bagus dan mempunyai praktik terbaik (best practice) dibandingkan lainnya. Ini berkat sinergi yang baik antara Pemkab Probolinggo dan badan usaha terkait.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, ruas tol tidak harus diresmikan sebelum dioperasikan, termasuk untuk ruas tol Paspro ini. Pengoperasian tol bisa dilakukan sehingga bisa segera digunakan masyarakat, tidak perlu seremonial lagi karena sudah diresmikan.

Jika proses pembebasan lahan segera selesai, maka diharapkan tahun 2020 akhir bisa selesai sampai Banyuwangi. Pemerintah telah membangun jalan tol sepanjang 782 Km dalam kurun waktu empat tahun (2015-2018). Diantaranya adalah jalan tol trans Jawa yang pada tahun 2018 lalu telah tersambung dari Merak hingga Grati, Pasuruan.

Emy T/Journalist/ VM
Editor : Emy Trimahanani

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here