Dollar Global Keluar dari Tekanan the Fed; Rupiah Akhir Pekan Terkoreksi ke Rp14.165/USD

0
73

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar, dalam pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (22/03), terpantau terkoreksi setelah 4 hari menguat, sementara dollar AS di pasar Eropa tampak menanjak melanjutkan gain signifikan di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,18% ke level Rp 14.165 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.140.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.135, kemudian bergerak lemah sampai ke Rp14.165, dan terakhir petang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.165. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar di pasar uang Eropa tampak terus merangkak naik melepaskan diri dari tekanan berhentinya siklus kenaikan bunga the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang WIB ini naik ke level 96,24, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,84.

Sementara itu, IHSG Jumat ini di penutupan pasar, terpantau menguat 0,36% atau 23,498 poin ke level 6.525,274, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat tipis mengikuti Wall Street dengan Dow Jones membukukan gain terbaiknya di bulan ini.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini rebound setelah kalah 4 hari berturut-turut, sementara dollar di pasar Eropa semakin kuat rebound-nya tajam ke luar dari tekanan rencana the Fed Powell mempertahankan suku bunga tahun 2019 ini. Kisaran rupiah minggu ini dalam range di rentang Rp13890 – Rp14380 terhadap dollar AS.

 

Alfred Pakasi/VM/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here