Tenaga Rebound Dolar AS Habis dan Bersiap Cetak Kerugian Mingguan

0
61

(Vibizmedia – Forex) – Mengawali perdagangan akhir pekan hari Jumat (15/03) posisi dolar AS yang berhasil bangkit dari penderitaan 4 hari berturut, dibuka lebih tinggi dari penutupan sebelumnya. Namun kemudian dolar bergerak lemah baik secara indeks maupun terhadap rival-rival utamanya.

Dolar AS bergerak lemah merespon buruknya 2 data ekonomi yang dihiraukan pada perdagangan semalam yang berhasil rebound dari pelemahan 4 hari berturut. Dolar berhasil rebound oleh anjloknya poundsterling yang pada perdagangan sebelumnya memukul dolar cukup kuat.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  96,72 atau turun sekitar 0,02 persen dari akhir perdagangan sebelumnya setelah sebelumnya dibuka pada posisi  96.75.   Perdagangan sebelumnya indeks ditutup pada posisi 96.74 atau naik 0,25 persen dari perdagangan hari Rabu. Pekan ini dipastikan dolar akan mencetak pelemahan mingguan melihat tekanan selama 4 hari berturut.

Dalam berita ekonomi AS yang positif semalam,  harga impor dan ekspor AS naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari yaitu naik 0,6% pada Februari setelah naik tipis 0,1% pada Januari.  Laporan itu mengatakan harga ekspor juga meningkat 0,6% pada Februari setelah turun 0,5% pada Januari.

Untuk 2 data yang mengecewakan pasar yaitu klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada pekan yang berakhir 9 Maret, kemudian data penjualan rumah baru turun 6,9% ke tingkat tahunan 607.000 pada bulan Januari dari posisi sebelumnya di 652.000 pada Desember.

Untuk arahan pergerakan selanjutnya, pada sesi Amerika terdapat beberapa data ekonomi yang akan dirilis namun hanya satu data yang berdampak kuat yaitu data sentimen konsumen oleh survey UoM. Data ini diperkirakan menunjukkan angka yang lebih baik dari periode sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal, indeks dolar berusaha naik menuju posisi MA5 D1 di 96.80 dan jika tembus mendaki terus ke resisten kuatnya di kisaran 96.89 hingga 97.32.  Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak menuju posisi support kuat di 96.50 – 96.24.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here