Presiden Jokowi Apresiasi Kualitas Produk Furnitur dan Optimis Tumbuh 2 Digit

0
55
Presiden Jokowi didampingi Mendag dan Seskab meninjau Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13 Mar) siang. (Foto: Humas Setkab)

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Rabu (13/3), meninjau Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. IFEX 2019 diselenggarakan 11-14 Maret 2019. Event ini merupakan pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) terbesar di Indonesia dan kawasan regional.

Pada kesempatan tersebut Presiden memberikan apresiasi terhadap produk-produk furnitur Indonesia, yang secara desain menunjukkan peningkatan kualitas.

“Saya melihat ada sebuah peningkatan, terutama di sisi desain meningkat. Dan tadi beberapa buyers juga menyampaikan ada peningkatan desain yang sangat baik. Saya kira ini sebuah peningkatan yang harus kita apresiasi,” kata Presiden Jokowi.

Namun demikian, menurut Presiden masih  diperlukan R&D, baik untuk sisi teknologi, desain, maupun juga masalah bahan baku.

Sebenarnya produk futnitur Indonesia masih memiliki peluang untuk bisa naik mungkin dua, tiga, empat kali. Namun masih banyak masalah-masalah dasar yang harus dibenahi, seperti suplai bahan baku dengan harga yang kompetitif dan harus selalu ada.

“Ini tadi misalnya kayak keluhan rotan, bahan baku sekarang sulit. Ini harusnya kita sebagai produsen rotan termasuk terbesar di dunia enggak boleh kita kejadian-kejadian seperti itu, apalagi kalah dengan negara lain, enggak bisa. Kayu, produk-produk kayu, mebel kayu enggak boleh kita (kalah) karena kita raw material-nya ada,” ucap Presiden seraya menambahkan, ini nanti pemerintah akan bicara dengan industri permebelan sehingga solusinya lebih konkrit.

Memang terjadi keluhan masalah bahan baku, terutama terjadi pascagempa di Sulawesi, yang kemudian mempengaruhi suplai rotan ke industri-industri rotan di Cirebon, di Solo, dan di tempat-tempat lain.

Namun Presiden Jokowi optimis industri mebel kayu rotan, besi, bambu bisa tumbuh dua digit karena tahun 2014 hanya tumbuh empat persen. “Kita harapkan tahun ini, tahun depan bisa tumbuh dua digit,” ujarnya.

Emy T/Journalist/ VM
Editor : Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here