Dolar AS Berusaha Bangkit Dari Kekalahan 3 Hari Berturut

1
86

(Vibizmedia – Forex) – Di awal perdagangan forex  hari Rabu (13/03) posisi dolar AS berusaha bangkit setelah 3 hari berturut bergerak lemah oleh berbagai sentimen, pagi ini bergerak naik yang merespon dini rilis data PPI AS malam nanti. Dolar berharap data PPI yang akan dirilis mengangkat indeks kembali ke puncak tinggi tahun 2019 yang dicapai pekan lalu.

Karena semalam harapan dolar dari data inflasi bulan Februari kandas dengan kekalahan hampir terhadap semua rival utamanya. Laporan data inflasi yang dilaporkan Departemen Perdagangan AS mixed sehingga dolar AS yang sudah tertekan sejak awal sesi ditutup lebih rendah.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  97,00 atau sama dengan akhir perdagangan sebelumnya setelah sebelumnya dibuka pada posisi  96.99.   Perdagangan sebelumnya indeks ditutup pada posisi 97.00 atau turun 0,4 persen, namun sempat turun ke posisi terendah di 96.86.

Meskipun indeks harga konsumen AS tersebut naik pada bulan Februari, yang merupakan kenaikan inflasi pertama kalinya sejak bulan November, namun laju kenaikannya sangat rendah dan sesuai dengan harapan. Lambatnya kenaikan inflasi mengkonfirmasi sikap terbaru Federal Reserve untuk bersabar dalam kenaikan suku bunganya.

Sebelumnya dolar hanya menguat terhadap yen Jepang dan poundsterling, terhadap yen menerima sentimen kuatnya perdagangan aset resiko yang membuat keuntungan yen sebagai safe haven terpangkas. Dan penguatan terhadap poundsterling setelah rencana Brexit Perdana Menteri Theresa May ditolak parlemen Inggris. Pound sempat turun ke level rendah 1.2960 merespon penolakan tersebut. Jika ditolak oleh anggota parlemen, akan ada pemungutan suara pada hari Kamis untuk memutuskan apakah Inggris harus meminta perpanjangan untuk Brexit.

Untuk pergerakan selanjutnya, analyst Vibiz research Center melihat pada sesi akhir malam nanti terdapat katalis penggerak yang mungkin dapat meyakinkan dolar AS kembali yaitu data PPI bulan Februari dan urable goods oreder. Data ini diperkirakan menunjukkan perbaikan data dari periode bulan sebelumnya.

Dan secara teknikal indeks indeks dolar berusaha naik menuju posisi resisten kuatnya di kisaran 97.19 hingga 97.86.  Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak menuju posisi support kuat di 96.80 – 96.40.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here