Dolar AS Masih Ragu Setelah Kandas Akhir Pekan Lalu

0
66

(Vibizmedia – Forex) – Di awal perdagangan forex awal pekan hari Senin (11/03) posisi dolar AS masih ragu-ragu setelah perdagangan akhir pekan lalu ditutup dengan kekalahan terhadap rival-rival utamanya. Dolar dibuka sedikit lebih tinggi dari posisi akhir pekan lalu namun kemudian turun kembali oleh sentimen negatif  sebelumnya.

Dolar AS yang berhasil mencetak rally terpanjang hingga 7 hari berturut, akhirnya kandas di akhir pekan oleh buruknya data tenaga kerja yang sangat dominan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan global yaitu data NFP AS bulan Februari. Kekecewaan akan data tersebut membuat pasar melakukan profit taking.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  97,36 atau sama dengan akhir perdagangan sebelumnya, setelah sebelumnya dibuka pada posisi  96.39.   Perdagangan sebelumnya indeks ditutup pada posisi 97.36 atau turun 0,3 persen, namun sempat turun ke posisi terendah di 97.25.

Akhir pekan lalu Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pasar tenaga kerja negeri tersebut meningkat 20.000 pekerjaan pada bulan Februari, data yang lebih rendah dari lonjakan 311.000 pekerjaan pada periode bulan Januari. Sebelumnya data yang disimpulkan dalam NFP (non farm payroll) sudah diperkirakan akan turun namun di posisi 180.000 pekerjaan. Data NFP tersebut sangat mengecewakan pasar dikarenakan merupakan pertumbuhan pasar tenaga kerja yang jauh lebih lemah dari turunnya 18.000 pekerjaan pada bulan September 2017.

Anjloknya dolar karena data NFP tersebut ditahan oleh data pengangguran bulanan yang cukup menggembirakan sehingga membuat kerugian tidak terlalu panjang. Data pengangguran yang juga dilaporkan pada waktu yang bersamaan menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,8% di bulan Februari dari 4% di bulan Januari. Sebelumnya data tersebut diperkirakan akan turun menjadi 3,9%.

Untuk pergerakan selanjutnya, analyst Vibiz research Center melihat pada sesi akhir malam nanti terdapat katalis penggerak yang mungkin dapat meyakinkan dolar AS kembali yaitu data retail sales. Data ini diperkirakan menunjukkan perbaikan data dari periode bulan sebelumnya.

Dan secara teknikal indeks indeks dolar berusaha naik menuju posisi resisten kuatnya di 57.54 dan jika tembus akan mendaki ke posisi resisten lemahnya di 97.81 hingga 98.86.  Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak menuju posisi support kuat di 97.20 – 96.40.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here