Jokowi Bicara Kepada Milenial: Negara ini ke Depannya di Tangan Kalian

0
66
Jokowi pada Festival Satu Indonesia (Photo: Jul Hutabarat /VM)

(Vibizmedia – Pilpres 2019) Dalam Acara Festival Indonesia Satu di Istora Senayan Jakarta pada hari Minggu (10/03) yang dihadiri oleh sekitar 8.000 anak muda berusia 17-35 tahun ini Jokowi sampaikan bahwa negara ini ke depan ada di tangan anak-anak muda ini. Dia tegaskan kenapa kita bangun infrastruktur dan jangan orang berpikiran senangnya instan, senangnya cepet. Orang harus bervisioner 50 atau 100 tahun yang akan datang. Dan pondasi itu disiapkan dan direncanakan sekarang.

Jokowi tambahkan lagi, banyak orang bertanya kenapa anggaran APBN tidak gelontorkan untuk sektor riil terlebih dahulu untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dia katakan, pertumbuhan ekonomi kita sudah di atas 5 kok..Coba bandingkan di negara negara G 20. Kita ini rankingnya growth nya no 3 setelah India dan China. Pembandingnya harus negara besar seperti itu karena kita negara besar.

Apa yang kita ingin kerjakan dalam pembangunan infrastruktur ini agar pondasi kita kuat. Jangan pengennya instan-instan saja. Negara ini negara besar. Pondasinya harus dibangun step by step, nggak mungkin langsung jadi. Penduduk kita sudah 269 juta, yang hidup di 17 ribu pulau, dan ada di 34 propinsi. Gede banget….dan yang perlu dibangun bukan hanya Jawa saja, Jakarta, Sumatra juga perlu dibangun, Bali juga, Maluku, NTT, NTB juga, Kalimantan, Sulawesi, Papua juga perlu dibangun. Sorakan anak-anak muda yang hadir semakin terdengar.

Jokowi menceritakan akan pengalamannya pergi ke Wamena, Papua. Saat itu dari Wamena ke Nduga rakyat harus berjalan 4 hari 4 malam lewat hutan belantara. Ketika dia turun dari helikopter dan tiba di Nduga, dia melihat disana jalan aspal 1 meter saja tidak ada. Betapa yang namanya perbedaan ketimpangan infrastuktur di Jawa dengan yang ada di Papua itu seperti bumi dan langit.., dia sampaikan lagi.

Oleh sebab itu dia putuskan dibangun jalan dari Wamena ke Nduga. Sudah selesai tapi belum seluruhnya di aspal. Sekarang dari Wamena ke Nduga menjadi 6 jam. Dia ceritakan betapa sulitnya membangun jalan di atas hutan belantara, dengan pegunungan 1300 m, untuk mencapainya harus memakai heli. Itu sebabnya dia katakan betapa besar nya negara Indonesia dan semuanya membutuhkan infrastruktur. Karena kalau Jawa saja yang dibangun, artinya tidak ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tepuk tangan dan sorakan meneriakkan “ Jokowi….Jokowi….” semakin membahana. Jokowi tegaskan lagi bahwa kita patut bersyukur jalan Trans Papua sudah hampir selesai. Akhir tahun ini semoga sudah rampung semuanya.

Emy T/Journalist/ VM
Editor : Emy Trimahanani

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here