Festival Satu Indonesia: Jokowi-Para Milenial Perlu Hubungkan Ekosistem Offline dengan Online

0
188
Ilustrasi: Festival Indonesia Satu (Photo: Vibiz Media)

Pada acara Festival Indonesia Satu di Istora Senayan Jakarta, Minggu (10/3/2019), Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sudah dihubungkan dengan Palapa Ring Indonesia Barat, Tengah dan Timur. Indonesia Barat dan Tengah telah selesai 100 %, Indonesia Timur pada bulan Juni akan selesai 100%. Teknologi 4G, broadband kecepatan tinggi sudah dikerjakan di 350 kota dan kabupaten, walau memang belum semua 514 kota dan kabupaten, namun tidak lama lagi akan selesai 514 kota.

Dengan adanya jaringan seperti ini maka banyak sekali peluang yang dapat digunakan anak muda Indonesia untuk berusaha. Di ASEAN, dari 7 Unicorn, ada 4 Unicorn di Indonesia. Jokowi optimis bahwa sebentar lagi akan bertambah lagi jumlah Unicorn di Indonesia. Hal ini disambut antusias oleh Milenial yang hadir pada di Istora Senayan dengan berteriak… “Jokowi… Jokowi.. Jokowi”.

Ilustrasi: Festival Indonesia Satu (Photo:Vibiz Media)

Jokowi memberikan wawasan kepada para Milenial bahwa untuk meraih peluang perlu membangun ekosistem yang online dan yang offline. Saat ini banyak yang offline belum dibenahi dengan baik. Jokowi menantang para Milenial bahwa adalah tugas Milenial untuk membenahi hal ini. Sebagai contoh, banyak produk di daerah yang sangat bagus dan unggul tapi packaging atau kemasannya belum diperbaiki, belum diberi brand dan labeling yang baik. Jokowi mengingatkan jangan hanya senang yang online-online saja, tapi yang offline juga memerlukan sentuhan anak-anak muda. Jokowi berharap bila yang offline sudah dibenahi maka sambungkanlah dengan ekosistem online.

Jokowi yakin hal ini akan memunculkan gerakan baru ekonomi Indonesia. Jokowi sangat senang melihat warung di Indonesia dikasih brand dan dimasukkan ke dalam ekosistem online Indonesia. Dan yang bisa menggunakan ekosistem ini adalah anak-anak muda Indonesia generasi ini. Harapan Jokowi pada tahun 2040 – 2045 Indonesia akan menjadi 4 besar ekonomi dunia.

Vera Herlina/Journalist/VM


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here