Bursa Asia Serentak Khawatirkan Prospek Ekonomi Global; IHSG Jumat Pagi Melemah ke 6438

0
85

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan Jumat pagi ini (8/03) terpantau melemah 0,29% atau -18,756 poin ke level 6.438,076. IHSG tampak terimbas merosotnya bursa Asia pagi yang kompak mengikuti tergelincirnya bursa Amerika di Wall Street semalam dalam kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah lagi 0,57% ke level Rp 14.2221, dengan dollar AS di pasar uang Asia bertahan dalam rally-nya 8 hari terakhir melanjutkan gain di sesi global sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.140.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 18,116 poin (0,28%) ke level 6.439,841. Indeks LQ45 juga melemah 4,445 poin (0,44%) ke level 1.004,861. Pagi ini bertengger di zona merah, IHSG melemah 0,29% atau -18,756 poin ke level 6.438,076. Sementara LQ45 terlihat turun 0.32% atau 3,262 poin ke level 1006,096.

Tercatat sementara ini sebanyak 82 saham naik, 135 saham turun dan 126 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang berakhir pada Jumat subuh ditutup tergelincir, dengan Dow Jones tersurut 4 hari berturut-turut, tertekan oleh kekhawatiran pasar atas prospek pelambatan ekonomi global. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,46% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,97%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini terpengaruh sentimen negatif dari bursa regional Asia dan global yang khawatir atas prospek pelambatan ekonomi global setelah ECB menunda kenaikan bunga untuk sepanjang tahun ini. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.581 dan 6.607. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.374, dan bila tembus ke level 6.302.

 

 

Alfred Pakasi/VM/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here