Harga Minyak Dunia Anjlok ke Posisi Terendah Sepekan Oleh Laporan EIA

0
58

(Vibizmedia-Commodity) – Harga minyak mentah dunia yang diperdagangkan di bursa komoditas internasional sesi Amerika  yang baru ditutup  Kamis  (07/03) ditutup lebih rendah dari perdagangan sebelumnya dengan trend perdagangan yang berombak oleh tarik menarik sentimen.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS melemah 34 sen  pada $ 56,22 per barel setelah sempat anjlok hingga ke posisi rendah di$ 55,42 oleh data EIA yang mengecewakan. Namun harga minyak mentah berjangka patokan internasional  atau minyak mentah Brent naik 11 sen pada $65,97 per barel.

Harga minyak alami tarik menarik sentimen khususnya minyak WTI oleh laporan mingguan EIA yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 7,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 1 Maret, yang jauh lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan moderat 1,2 juta barel. Ini adalah kenaikan terbesar dalam inventaris minyak sejak pekan yang berakhir 18 Januari. Laporan ini langsung membuat investor energy menjual minyak hingga anjlok ke posisi terendah dalam sepekan.

Namun terangkat kembali oleh laporan EIA lainnya yaitu data  persediaan bensin negara tersebut yang turun 4,2 juta barel setelah pekan lalu juga dilaporkan turun 1,9 juta dan juga dilaporkan pasokan bahan bakar destilasi termasuk diesel turun 2,4 juta barel. Ini adalah minggu ketiga berturut-turut dari penurunan stok bensin dan yang paling curam sejak pekan yang berakhir 19 Oktober 2018.

Data ini memberikan angin segar setelah mendapat tekanan lain dari anjloknya perdagangan saham Wall Street dan tekanan laporan API dari perdagangan sebelumnya.  American Petroleum Institute (API) mencatat pasokan minyak mentah AS lebih besar dari yang diperkirakan. Persediaan minyak mentah AS naik 7,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 1 Maret menjadi 451,5 juta, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 1,2 juta barel. Selain itu juga pasokan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman naik 1,1 juta barel.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here