Data PDB Amerika Serikat Perpanjang Penurunan Harga Emas

0
86

(Vibizmedia-Commodity) – Diakhir perdagangan komoditas logam sesi Amerika bulan Februari beberapa saat lalu hari Jumat (01/02) harga emas masih berada di zona merah masuki hari kedua berturut oleh karena penguatan dolar AS di pasar global meskipun sentimen perdagangan berpihak pada safe haven.

Para investor sedang dikhawatirkan dengan kondisi geopolitik global namun memilih dolar AS sebagai safe haven yang liquid dibandingkan dengan emas. Selain itu posisi dolar AS juga sedang mendapat sentimen positif pasar dari laporan perkiraan lanjutan PDB Q4-2018 AS yang menunjukkan data diatas ekspektasi meskipun lebih rendah dari periode sebelumnya.

Harga emas spot atau emas LLG turun harga di akhir sesi beberapa saat lalu dengan penurunan $ 0,53/t oz  menjadi $1.312,85/t oz dari posisi $1.319,48 /t oz pada sesi perdagangan sebelumnya. Namun untuk emas berjangka menguat tipis, harganya ditutup menguat 0,04 persen ke posisi $1.315,15/t oz.

Perhatian investor emas sebelumnya tertuju pada kondisi geoplotik global yang mengkhawatirkan sehingga membuat perdagangan saham di kawasan Eropa dan juga Amerika merosot. Apalagi pemberitaan pertemuan Presiden AS dan Korea Utara yang dipercepat tanpa ada hasil.

Pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berakhir tiba-tiba tanpa kesepakatan mengenai denuklirisasi semenanjung Korea. Trump mengatakan kepada wartawan bahwa diktator Korea Utara menginginkan AS untuk mencabut semua sanksi tanpa harus menyerahkan semua senjata pemusnah massal.

Namun imbal hasil obligasi AS tiba-tiba melonjak setelah rilis data perkiraan lanjutan PDB AS Q4-2018, laporan itu mengatakan PDB riil naik 2,6 persen pada kuartal keempat, lebih dari yang diharapkan sebelumnya di 2,3 persen namun lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan 3,4 persen pada kuartal ketiga.

Lonjakan yield obligasi inilah yang membuat posisi dolar AS semakin kuat dan menekan perdagangan emas, setelah sempat di sesi Asia dan juga awal sesi Eropa harga emas melaju memangkas kerugian perdagangan sebelumnya. Untuk perdagangan selanjutnya harga emas masih dibayangi oleh dinamika pergerakan dolar AS.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang
SHARE
Previous articleNED Pusat Informasi Web-Based Diresmikan
Next articleOJK: Perbankan dan Fintech Saling Cari Peluang Kerjasama
Avatar
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here