Dolar AS Sedang Terperosok ke Posisi Terburuk 3 Pekan

0
105

(Vibizmedia – Forex) – Di awal perdagangan forex hari Rabu (27/02) posisi dolar AS yang dibuka lebih rendah dari penutupan perdagangan sebelumnya sedang bergerak turun di posisi terburuk dalam 3 pekan. Mayoritas uang utama global terpantau sedang menguat terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  96,03 atau turun sekitar 0,38% dari perdagangan sebelumnya, setelah sebelumnya dibuka pada posisi  96.06.   Perdagangan sebelumnya indeks ditutup pada posisi 96.07 atau turun 0,3 persen.

Dolar AS anjlok terus semalam setelah komentar tentang ekonomi dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.  Powell mengatakan The Fed akan tetap sabar dalam memutuskan kenaikan suku bunga lebih lanjut, yang menegaskan kembali perubahan kebijakan yang dibuat oleh bank sentral AS pada bulan Januari lalu sekalipun dia juga menyebutkan ekonomi sedang baik.

Sebelumnya pasar forex sudah kecewa dan memprediksi apa yang akan disampaikan oleh pimpinan Bank Sentral Amerika ini, sehingga investor telah mengesampingkan kenaikan suku bunga lagi untuk sisa tahun ini dengan kemungkinan 80 persen penurunan suku bunga pada Januari 2020.

Namun kerugian dolar semalam sempat dipangkas oleh rilis data ekonomi makro yaitu  lonjakan indeks kepercayaan konsumen AS menurut survey CB untuk Februari menjadi 131,4, dari data revisi sebelumnya 121,7 pada bulan Januari.

Untuk pergerakan selanjutnya, analyst Vibiz research Center melihat pada sesi akhir malam nanti terdapat katalis penggerak dari beberapa data ekonomi selain pidato hari kedua Presiden Fed dihadapan Senat AS. Data tersebut seperti data neraca perdagangan, data penjualan grosir, data pesanan pabrik serta data perumahan. Secara teknikal, indeks sedang turun menuju  posisi 95.50 dan jika tembus meluncur ke  support kuat di 95.45 – 95.00. Namun jika bergerak positif,  indeks akan mendaki ke posisi 96.07 dan jika tembus  ke resisten kuatnya di 96.25-96.50.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here