Infrastruktur Memimpin IHSG Bangkit dari Zona Merah; Ditutup Naik Tipis

0
84
ihsg

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di penutupan pasar Kamis sore ini (14/02) terpantau melandai dengan menguat tipis 0,01% atau 0,902 poin ke level 6.420,018. IHSG sempat bergerak naik turun di zona hijau dan merah dan berakhir dengan penguatan tipis, di tengah sentimen negatif bursa Asia yang umumnya melemah oleh kekhawatiran atas perkembangan negosiasi perdagangan AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau melemah 0,25% ke level Rp 14.090, dengan dollar AS di pasar Asia dan Eropa dalam koreksi tipis setelah semalamnya menanjak oleh data inflasi yang meningkat di Amerika. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.057.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG naik 10,01 poin ke level 6.429,132. Indeks LQ45 juga bertambah 2,51 poin (0,25%) ke 1.006,688. Sempat bertahan sebentar di area positif, lalu tergerus ke zona merah sampai ke istirahat siang, IHSG tetap di zona merah dengan melemah tipis 0,11% atau 6,746 poin ke level 6.412,370. Sementara LQ45 terlihat turun 0.29% atau -2,887 poin ke level 1001,289.

IHSG kemudian sempat tertahan di zona merah, lalu di akhir sesi menanjak dan ditutup dengan menguat tipis 0,01% atau 0,902 poin ke level 6.420,018. Indeks LQ45 melemah -1,920 poin (0,19%) ke level 1000,773. Hari ini empat dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah infrastruktur yang menanjak 1,81%, diikuti sektor pertanian yang naik 0,62%.

Tercatat sebanyak 159 saham naik, 251 saham turun dan 125 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 454.225 kali transaksi sebanyak 9,36 miliar lembar saham senilai Rp 9,96 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang meorosot tipis 0,02% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,23%.

Analis Vibizmedia melihat pergerakan bursa kali ini seimbang antara aksi beli dan jual terutama dari investor asing, di antara sentimen negatif dari bursa regional Asia yang merosot karena kekhawatiran pada kelanjutan pembicaraan perdagangan AS – China. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.581 dan 6.607. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.302, dan bila tembus ke level 6.251.

 

 

Alfred Pakasi/VM/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here