Harga Minyak Dunia Menanjak Lagi Setelah Pernyataan Menteri Minyak Arab Saudi

0
98

(Vibizmedia-Commodity) Harga minyak mentah dunia yang diperdagangkan di bursa komoditas internasional naik kembali dan ditutup hari Rabu (13/02) dengan kenaikan lebih dari 1 persen karena berkurangnya produksi OPEC sangat drastis dan rencana Arab Saudi untuk menurunkan produksi minyak mentah Maret lebih dari setengah juta barel per hari di bawah janji awalnya.

Harga minyak mentah berjangka menengah Texas Barat AS atau minyak WTI  naik $1,03  atau 1,67 persen menjadi $ 53,47 per barel. Demikian juga dengan harga patokan internasional berjangka yaitu minyak mentah Brent naik $1,14  atau 1,8 persen menjadi  $ 62,67 per barel.

OPEC melaporkan bahwa mereka telah mengurangi produksi minyak hampir 800.000 barel per hari pada bulan Januari menjadi 30,81 juta barel per hari setelah mereka dan aliansi sepakat pangkas produksi per tanggal 1 Januari 2019.

Berita terbaru yang menambah tenaga kenaikan harga minyak mentah datang dari pernyataan Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih kepada Financial Times bahwa kerajaan akan mengurangi produksi minyak menjadi sekitar 9,8 juta barel per hari pada Maret untuk meningkatkan harga minyak.

Namun kenaikan harga minyak mentah ini dibayangi oleh beberapa sentimen negatif seperti kekhawatiran penyelesaian pertikaian tarif dagang AS dan China, dimana pekan ini pejabat tinggi masing-masing negara berunding. Dari Amerika Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang Robert Lighthizer tiba di Beijing pada hari Selasa sebelum perundingan tingkat tinggi dijadwalkan akhir pekan ini.

Sentimen buruk lainnya yaitu pasokan minyak mentah Amerika Serikat yang diperkirakan telah meningkat minggu lalu selama empat minggu berturut-turut, hari Rabu akan dilaporkan oleh  American Petroleum Institute.

Tekanan berikutnya juga datang dari pernyataan OPEC di beberapa media memangkas perkiraan permintaan minyak dunia 2019 dengan alasan  perlambatan ekonomi dan ekspektasi pertumbuhan pasokan yang lebih cepat dari saingan, menggarisbawahi tantangan yang dihadapinya dalam mencegah kelebihan minyak.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here