Pembangunan Infrastruktur Harus Diimbangi Investasi SDM

0
121

(Vibizmedia-Tangsel) Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan penopang keberhasilan bangsa dan
pembangunan infrastruktur menjadi landasan bagi Indonesia untuk dapat bersaing.

Untuk itu, pemerintah pada program besar berikutnya memang akan berfokus pada pembangunan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.

Tetapi persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan besar seluruh pihak merupakan salah satu hal yang mesti dituntaskan sedini mungkin.

Bagi Presiden, kesehatan ini basic sekali. Jangan sampai kita berbicara persaingan dengan negara lain tetapi kita memiliki stunting 37 persen.

Tahun 2014 stunting kita 37 persen, ungkap Presiden saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2019 di ICE Bumi Serpong Damai, Banten, pada Selasa (12/2).

Belakangan ini, persoalan stunting mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Dengan sejumlah upaya, Presiden mengatakan, angka stunting yang pada 2014 berada di angka 37 persen kini turun hingga mencapai angka 30 persen.

Saya sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian, berkat kerja keras kita, sekarang sudah turun menjadi 30 persen. Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, turun lagi menjadi 10 persen, dan hilang, ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Dalam pengelolaannya, Presiden menginginkan agar lembaga penjaminan pelayanan kesehatan tersebut juga memiliki keuangan yang baik.

Selain itu, Ia pun mengajak insan kesehatan nasional untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan besar bangsa demi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Ini negara besar. Tujuh belas ribu pulau tidak mudah mengelola dan mengaturnya baik urusan kesehatan, pendidikan, logistik, infrastruktur tidak mudah.

Oleh sebab itu, saya mengajak bapak, ibu, dan saudara sekalian untuk bersama-sama bekerja keras demi negara ini, demi bangsa, dan demi rakyat yang kita cintai, ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here