Keutungan Bursa Saham Global Mixed Merespon Rencana Perundingan AS-China

0
124

(Vibizmedia-Index) Mayoritas perdagangan bursa saham global awal pekan yang berakhir di sesi Amerika pada hari Selasa (12/02) bergerak mixed kecuali dengan apa yang terjadi pada perdagangan bursa saham Eropa yang cetak keuntungan setelah perdagangan sebelumnya anjlok parah.

Untuk fokus pasar dalam perdagangan saham global kemarin, investor terlihat wait and see terpengaruh perkembangan perdagangan AS-China yang menantikan negosiasi lanjutan di Beijing pada akhir pekan ini. Akhir pekan ini, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, bersama dengan para pejabat tinggi dijadwalkan berada di Beijing untuk negosiasi. Mereka  akan melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan fokus pada kekayaan intelektual.

Pada perdagangan saham kawasan Asia, indeks ditutup mixed dengan bursa Shanghai dan Korea Selatan yang ditutup untung sedangkan bursa lainnya negatif seperti bursa saham Australia. Indeks Shanghai naik 1,36 persen menjadi ditutup pada 2.653,90, indeks Hang Seng Hong Kong berakhir naik sekitar 0,71 persen pada 28143.84, indeks Kospi Korea Selatan pulih dengan kenaikan  0,17 persen pada 2.180,73. Dan sebaliknya di Australia, indeks ASX 200 tergelincir 0,18 persen  ditutup pada 6.060,80.

Namun untuk saham Eropa ditutup di zona hijau  karena investor optimis bahwa putaran baru pembicaraan perdagangan antara China dan AS di akhir pekan ini dapat mengarah pada kesepakatan sebelum batas waktu 1 Maret. Indeks DAX 30 melonjak 108 poin, atau 1,0% menjadi 11.015; indeks FTSE 100 naik 58 poin  atau 0,8% menjadi 7.129; CAC 40 naik 53 poin atau 1,1% menjadi 5.014.

Dan pada perdagangan saham Amerika awal pekan di bursa Wall Street  ditutup dengan indeks utama mixed oleh kurangnya arah perdagangan setelah gagal mempertahankan pergerakan kuat. Akhirnya saat penutupan, indeks Dow Jones merosot 53,22 poin atau 0,2 persen menjadi 25.053,11, indeks S&P 500 naik 1,92 poin atau 0,1 persen menjadi 2.709,80 yang diperkuat saham industri dan dibayangi lemahnya saham health care dan telekomunikasi. Demikian juga indeks Nasdaq naik 9,71 poin atau 0,1 persen menjadi 7.307,90.

Respon investor berbeda-beda terhadap rencana perundingan lanjutan 2 negara ekonomi besar dunia yang sedang bertikai. Namun terlihat sentimen perdagangan dan fokus pasar terkait dengan perundingan tersebut. Sehingga untuk perdagangan selanjutnya pada pekan ini masih bergerak pada jalur yang sama.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here