Penyebab Ambruknya Kurs Euro Sejak Awal Tahun dan Terburuk di Kawasan Eropa

1
61

(Vibizmedia – Forex) – Melihat perkembangan pasar mata uang dunia hingga pekan kedua bulan Februari tahun 2019, posisi dolar AS makin mantap terhadap mata uang dunia lainnya yang menguat sebanyak 7 persen sepanjang tahun. Namun sebaliknya yang terjadi pada mata uang kawasan Euro, kurs euro telah anjlok sepanjang tahun 2019 sebesar 7,5 persen lebih.

Kurs euro dibandingkan dengan mata uang kawasan Eropa lainnya seperti poundsterling Inggris dan juga Swiss franc paling parah kejatuhannya, dimana poundsterling hanya anjlok 6,39 persen dan Swiss franc anjlok 6,50 persen terhadap dolar AS sepanjang tahun 2019.

Mengakhiri perdagangan forex akhir pekan lalu di hari Jumat (08/02), kurs euro terhadap dolar AS dalam pair EURUSD anjlok 1.15 persen atau terjun ke posisi terendah dalam 2 pekan terakhir. Dan jika dilihat pergerakan nilai kurs euro dalam mingguan, pair EURUSD berada di jalur penurunan mingguan terbesar dalam empat bulan.

Sentimen negatif pasar akan kurs euro ini datang dari kekhawatiran buruknya fundamental ekonomi kawasan euro dan juga kekhawatiran ekonomi global melihat kondisi perdagangan AS-China yang masih belum jelas setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump tidak akan bertemu dengan Presiden China sampai batas perundingan mereka selesai.

Melihat kondisi ekonomi kawasan Euro dari data ekonomi makro yang dirilis sejak awal tahun, kondisi negara-negara besar anggota Euro cenderung menunjukkan data yang menurun baik dalam tingkat pertumbuhan ekonomi tahunannya, tingkat inflasi, bisnis sektor swastanya, penjualan ritel serta kepercayaan bisnis dan konsumen.

Pekan lalu buruknya fundamental kurs euro datang dari Komisi Eropa memangkas proyeksi pertumbuhan dan inflasi karena kejutan penurunan pada data pesanan industri Jerman dan Spanyol memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi kedepannya. Komisi Eropa memangkas pertumbuhan zona euro akan melambat menjadi 1,3 persen tahun ini dari 1,9 persen pada 2018, sebelum bangkit pada tahun 2020 menjadi 1,6 persen.

Kekhawatiran terhadap ekonomi kawasan Euro terus memuncak setelah  data terbaru dari Italia di mana produksi industri Italia turun lagi pada bulan Desember menjadi 0,8% m/m setelah penurunan 1,7% m/m pada bulan November. Kondisi memperburuk bagi prospek anggaran Italia yang rapuh dan menambah kesengsaraan yang dirasakan di Eropa.

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

1 COMMENT

  1. Mata uang euro hingga saat ini masih mendominasi pasar dunia, walaupun melemah tetap membayangi dolar Amerika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here