Kinerja Ekonomi 2018 Tumbuh 5,17%, Pemerintah Terus Dorong Ekspor Dan Investasi Tahun Ini

0
151
Presiden Jokowi menghadiri perayaan Imlek Nasional di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|RULLY

(Vibizmedia-Jakarta) Kembali, ekonomi Indonesia ditutup dengan raihan positif. Kinerja ekonomi Indonesia 2018 tumbuh 5,17 persen, meningkat dibanding 2017 yang tumbuh sebesar 5,07 persen.

Patut kita syukuri, alhamdulillah. Pertumbuhan 5,17 itu sebuah angka yang baik kalau dibandingkan dengan negara-negara lain, terutama negara-negara G20, ungkap Presiden di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (7/2).

Selain itu, inflasi juga berhasil dikendalikan di sepanjang 2018 dengan angka 3,13 persen. Angka tersebut menurun dari 3,6 persen pada 2017.

Menurutnya, kita jangan kufur nikmat. Kalau diberi kenikmatan pertumbuhan ekonomi yang di atas 5 (persen) alhamdulillah disyukuri.

Inflasinya 3,13 juga alhamdulillah disyukuri karena ekonomi global memang masih pada posisi yang tidak baik, tidak menguntungkan kita, jelasnya.

Ke depannya, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden mengatakan bahwa kunci dari pertumbuhan ekonomi nasional ialah dengan meningkatkan ekspor dan mendatangkan investasi ke Indonesia.

Ekspor sebanyak-banyaknya sekaligus mengurangi impor dan mendorong barang-barang substitusi impor agar diproduksi di dalam negeri ditambah dengan investasi yang sebesar-besarnya.

Untuk mendorong peningkatan dua aktivitas perekonomian tersebut, pemerintah juga terus mengupayakan perbaikan dan penyederhanaan sistem perizinan baik yang berada di pusat maupun daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here