Posisi Dolar AS Awal Pekan Tertinggi 1 Pekan Terhadap Yen Jepang

0
104

Dolar AS berada di dekat level tertinggi satu minggu terhadap yen pada perdagangan forex awal pekan hari Senin (04/02), yang masih menerima sentimen positif akhir pekan lalu oleh data pekerjaan dan data pabrik AS yang lebih kuat dari perkiraan, meskipun prospek kebijakan Federal Reserve yang berhati-hati.

Dolar AS sedikit lebih tinggi versus yen di 109,88 pada USDJPY atau naik sekitar 0,37 persen, yang merupakan posisi pair tertinggi dalam 1 pekan perdagangan.

Laporan ketenagakerjaan akhir pekan lalu yang solid juga menghilangkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS, menyebabkan para pedagang memangkas ekspektasi the Fed akan perlu memangkas suku bunga untuk mendukung perekonomian akhir tahun ini.

Kekuatan dolar juga berpijak pada meningkatnya imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang ada di posisi  2,69 persen, rebound dari level terendah empat minggu di 2,619 persen awal pekan lalu.

Kurs euro dalam pair EURUSD sedang turun tipis sebesar 0,05 persen dengan data ekonomi dari kawasan yang negatif yaitu data sentimen kepercayaan investor.  Poundsterling juga sedang turun 0,2 persen terhadap dolar AS dalam GBPUSD.

Dolar Australia lebih rendah 0,2 persen  sedangkan kiwi sedikit lebih tinggi terhadap dolar AS,  Aussie dalam AUDUSD terpukul setelah rilis data persetujuan bangunan yang lebih lemah dari perkiraan.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap rivalnya berada di posisi  95,72 yang alami kenaikan 0,14 persen dari perdagangtan sebelumnya. Indeks sempat menyentuh posisi tinggi di 95,75 dan posisi terendah di 95,57.

Terlepas dari pasar tenaga kerja yang kuat, bank sentral AS  diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tahun ini oleh  meningkatnya kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global, terutama di China. Pertumbuhan di kawasan euro juga lebih lemah dari yang diperkirakan dengan negara  ekonomi utama Eropa, Prancis dan Jerman sedang melambat.

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here