Benarkah Ekonomi China Belum Move On?

0
99

(Vibizmedia – Economy & Business) Perkembangan ekonomi China terus menjadi perhatian investor global. Karenanya apa yang terjadi dengan ekonomi China, menjadi sentimen penting bagi pergerakan pasar global.

Apakah ekonomi China mulai membaik? Tampaknya masih belum. Upaya pihak berwenang untuk menghidupkan kembali ekonomi negara mereka yang melambat telah menjadi tidak efektif, dan perlu berbuat lebih banyak, demikian pernyataan kepala strategi investasi JP Morgan Private Bank untuk Asia pada hari Senin.

Menurut analis langkah-langkah yang diambil pemerintah China belum benar-benar menghasilkan rebound dalam pertumbuhan ekonomi, juga belum benar-benar menghasilkan rebound dalam kepercayaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah terlibat dalam stimulus ekstensif untuk menjaga ekonominya berputar. Tetapi sekarang, tingkat utang yang tinggi dan perubahan dalam lanskap politik menekan Beijing untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kecil.

Bank-bank China memperpanjang rekor pinjaman sebesar 12,65 triliun yuan ($ 1,88 triliun) pada 2016 karena pemerintah mendorong stimulus yang didorong oleh kredit untuk memenuhi target pertumbuhan ekonominya. Ledakan kredit memicu kekhawatiran tentang risiko keuangan dari penumpukan utang yang cepat.

Angka resmi pemerintah China mengatakan ekonomi negara itu melambat tahun lalu menjadi 6,6 persen – tingkat ekspansi terendah dalam 28 tahun. Pertumbuhan ekonomi di China bisa tetap lemah pada paruh pertama 2019 mengingat tantangan eksternal dan domestik, tulis ekonom Citi dalam catatan Kamis.

Selain itu, survei pada sektor manufaktur swasta China menunjukkan pada hari Jumat bahwa aktivitas pabrik berkontraksi lebih dari yang diperkirakan pada bulan Januari. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Caixin / Markit (PMI) berada di 48,3 pada Januari – bulan kedua berturut-turut kontraksi dan angka terendah sejak 2016.

Analis mengatakan perlu ada katalis untuk mendorong pasar China lebih tinggi mengingat pertumbuhan negara yang menurun, inflasi yang melambat, dan laba yang lemah terutama di sektor industri.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here