Hasil Pertemuan Dagang AS-China; Jinping Ingin Bertemu Trump

0
40

(Vibizmedia – Economy & Business) Pemimpin China Xi Jinping mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump dalam sebuah surat bahwa ia berharap kedua belah pihak akan dapat bertemu di tengah jalan untuk mencapai kesepakatan perdagangan sebelum batas waktu 1 Maret, demikian pernyataan Trump pada hari Kamis kemarin.

Trump membaca dari surat itu kepada wartawan selama pertemuan Gedung Putih dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, yang berada di Washington berusaha mencapai kesepakatan yang akan meredakan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Sementara itu Gedung Putih merilis pernyataan Pernyataan Amerika Serikat Mengenai Pembicaraan China

Selama dua hari terakhir, pejabat tinggi dari Amerika Serikat dan China telah melakukan negosiasi yang intens dan produktif mengenai hubungan ekonomi antara kedua negara kita. Amerika Serikat menghargai persiapan, ketekunan, dan profesionalisme yang ditunjukkan selama pertemuan ini oleh Wakil Perdana Menteri Liu He dan timnya.

Pembicaraan meliputi berbagai masalah, termasuk:

(1) cara-cara perusahaan Amerika Serikat ditekan untuk mentransfer teknologi ke perusahaan-perusahaan China;
(2) perlunya perlindungan yang lebih kuat dan penegakan hak kekayaan intelektual di China;
(3) berbagai hambatan tarif dan non-tarif yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat di China;
(4) kerugian yang diakibatkan oleh pencurian cyber properti komersial Amerika Serikat;
(5) bagaimana kekuatan yang mendistorsi pasar, termasuk subsidi dan perusahaan milik negara, dapat menyebabkan kelebihan kapasitas;
(6) kebutuhan untuk menghilangkan hambatan pasar dan tarif yang membatasi penjualan barang, jasa, dan pertanian Amerika Serikat ke China; dan
(7) peran mata uang dalam hubungan perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok.

Kedua pihak juga membahas perlunya mengurangi defisit perdagangan yang besar dan terus meningkat yang dimiliki Amerika Serikat dengan China. Pembelian produk Amerika Serikat oleh China dari petani, peternak, produsen, dan bisnis kami adalah bagian penting dari negosiasi.

Kedua belah pihak menunjukkan kesediaan membantu untuk terlibat dalam semua masalah besar, dan sesi negosiasi menampilkan diskusi yang produktif dan teknis tentang cara menyelesaikan perbedaan kita. Amerika Serikat secara khusus berfokus pada pencapaian komitmen yang berarti pada masalah struktural dan pengurangan defisit. Kedua belah pihak telah sepakat bahwa resolusi apa pun akan sepenuhnya dapat ditegakkan.

Sementara kemajuan telah dibuat, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Presiden Donald J. Trump telah menegaskan kembali bahwa proses 90 hari yang disepakati di Buenos Aires merupakan tenggat waktu yang sulit, dan bahwa tarif Amerika Serikat akan meningkat kecuali Amerika Serikat dan China mencapai hasil yang memuaskan pada 1 Maret 2019. Amerika Serikat akan meneruskan pembicaraan lebih lanjut dengan China tentang topik-topik penting ini.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here