Kospi dan Nikkei Berhasil Bangkit Dari Tekanan Merah Bursa Asia

0
42

Mengakhiri perdagangan saham kawasan Asia pasifik pada perdagangan  hari Selasa (29/01), bursa saham utama Asia sebagian besar lebih rendah  karena kekhawatiran baru atas perlambatan ekonomi Tiongkok dan ketegangan perdagangan yang baru membebani sentimen investor. Pada penutupan 2 bursa utama bangkit setelah awal sesi alami kerugian signifikan.

Kedua bursa utama tersebut yaitu bursa saham Jepang dan Korea Selatan, indeks Nikkei 225 Jepang pulih dari kerugian sebelumnya dengan kenaikan 0,08 persen demikian juga  indeks Topix naik 0,1 persen. Penguatan indeks ditopang oleh lompatan saham konglomerat Jepang Softbank Group yang melambung 1,54 persen.

Demikian juga di perdagangan saham Korea Selatan, indeks Kopsi membuat pergerakan  lebih tinggi dengan penutupan naik sebesar 0,28 persen. Mendapat dukungan dari menguatnya saham unggulan Samsung Electronic.

Sedangkan perdagangan saham di bursa Australia alami pelemahan melanjutkan posisi awalnya, indeks ASX 200 di Australia tergelincir 0,53 persen dengan sektor keuangan yang sangat tertekan turun 1,67 persen karena saham-saham besar perbankan mengalami kerugian. Seperti saham ANZ Grup  turun 2,33 persen, Commonwealth Bank of Australia tergelincir 1,64 persen, Westpac turun 2,28 persen sementara National Australia Bank turun 1,94 persen.

Pasar saham China daratan tergelincir karena investor berhati-hati mengawasi perang perdagangan Beijing yang sedang berlangsung dengan Washington. Indeks Komposit Shanghai turun 0,1 persen dan indeks  Komposit Shenzhen turun 1,114 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong juga masih lemah dengan turun 0,26 persen pada jam terakhir perdagangannya.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here