Forex Harian 29 Januari: Euro dan Yen Kuasai Pasar Eropa

0
76

Masuki perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (29/01) hampir semua mata uang utama yang menjadi rivalnya dolar AS sedang menguat khususnya mata uang safe haven pasca semakin parahnya anjlok perdagangan aset beresiko. Melihat posisi dolar AS, masih menderita oleh buruknya proyeksi kebijakan moneter Fed yang akan disampaikan setelah FOMC bertemu.

Pasar telah memperkirakan Fed tidak akan mengubah suku bunganya bulan ini dan akan memberikan petunjuk melakukan jeda pengetatan kebijakan moneter selanjutnya pada tahun 2019. Proyeksi pasar ini cukup menekan langkah agresif dolar AS.

Yen sedang menguat terhadap rival-rivalnya  karena investor berlindung di aset safe-haven setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat menuduh Huawei Technologies Co Ltd dari China melakukan penipuan, yang meningkatkan ketegangan perdagangan AS-China. Investor khawatir tuduhan itu akan memperumit pembicaraan perdagangan tingkat tinggi yang akan dimulai pada hari Rabu ketika Wakil Perdana Menteri China Liu He akan bertemu dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan lainnya.

Aussie dolar juga tertekan oleh sentimen yang memperkuat kurs safe haven yen tersebut dan ditambah oleh data kondisi bisnis NAB yang mixed. Data tersebut menunjukkan bahwa indeks kondisi bisnis merosot ke poin 2 untuk Desember sementara indeks mengukur kepercayaan bisnis mantap di poin 3. Namun aussie memiliki sentimen positif dari komentar anggota dewan Reserve Bank of Australia (RBA) Ian Harper mengatakan bahwa langkah selanjutnya dalam tingkat bunga Australia akan naik.

Di tempat lain, euro memperpanjang fase konsolidasi bullish  didukung oleh momentum bearish yang sedang  terlihat pada dolar AS terhadap rival utamanya, namun dibayangi oleh pernyataan Ketua ECB Mario Draghi bahwa keseimbangan risiko terhadap prospek ekonomi bergerak turun.

Poundsterling sedang bergerak kuat namun dibayangi oleh menanti hasil pemungutan suara parlemen Inggris untuk nota kesepakatan Brexit plan B PM Inggris Theresa May hari ini.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival-rival utamanya sedang berada pada posisi 95.72 atau sedang turun sebanyak 0,04 persen dari perdagangan sebelumnya. Terhadap yen dolar melemah 0,11 persen, terhadap euro melemah 0,05 persen, terhadap poundsterling menguat 0,20 persen dan terhadap aussie menguat 0,05 persen.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here