Bursa Eropa 10 Januari Retreat , Saham Otomotif Menjadi Top Looser

0
44

Saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada perdagangan hari Kamis (10/01) karena investor fokus pada perkembangan perang perdagangan AS-China dan kebijakan moneter Fed di tahun 2019. Perdagangan sebelumnya indeks bursa utama Eropa alami kenaikan cukup signfikan.

Kementerian luar negeri Cina melaporkan berita terbaru hari ini  bahwa telah ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat, termasuk mengenai transfer teknologi paksa dan hak kekayaan intelektual. Ada gencatan senjata yang sedang berlangsung dalam perang dagang antara kedua negara hingga awal Maret, karena kedua belah pihak berupaya untuk mencari perjanjian perdagangan baru.

Terpantau indeks Pan-Eropa Stoxx 600  0,5 persen lebih rendah dengan hampir setiap sektor berada di zona merah. Dimana sektor Otomotif menjadi sektor dengan kinerja terburuk dalam perdagangan awal, yang diikuti oleh sumber daya dasar. Kedua sektor ini sensitif terhadap berita perdagangan.

Indeks DAX Jerman anjlok 0,61 persen, indeks CAC40 melemah 0,82 persen dan indeks FTSE 100 di bursa saham Inggris alami penurunan 0,45 persen.

Investor percaya ada beberapa momentum positif dalam hubungan antara AS dan China atas perdagangan. Namun, investor juga terus mengawasi jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve. Bank sentral menerbitkan risalah pertemuan terakhir pada hari Rabu dan ini menunjukkan bahwa pembuat kebijakan belum tahu waktu dan jumlah kenaikan suku bunga yang akan datang.

Untuk pergerakan saham-saham terkenal, saham  Sodexo berada di antara para pemain top, yang naik 2 persen setelah perusahaan perhotelan Perancis tersebut melaporkan kinerja  penjualan kuartal pertama yang terganggu oleh demo “rompi kuning” sehingga perusahaan itu terpaksa menutup bisnis penjelajahan sungai dan restorannya di Tour Eiffel pasca demo.

Saham Tesco di bursa Inggris juga naik 1,7 persen setelah laporan kinerja penjualan mereka selama natal alami peningkatan 2,2 persen dengan pesaingnya. Namun untuk saham Osram di bursa Jerman jatuh dengan  turun hingga 6 persen. Perusahaan penerangan ini mengatakan bahwa ada permintaan yang lebih rendah dari perusahaan mobil.

Fokus perdagangan selanjutnya, investor terus memantau proses Brexit menjelang pemungutan suara kritis minggu depan. Parlemen Inggris setuju pada hari Rabu bahwa pemerintah harus membuat rencana-B dalam waktu tiga hari jika kesepakatan Brexit Theresa May tidak disetujui pada hari Selasa.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here