Pasar Global Optimis Menantikan Hasil Perundingan Dagang AS-China

0
49

(Vibizmedia – Economy & Business) Berita apa yang paling dinantikan investor pasar global pada hari ini? Ya, pasar sedang menantikan hasil perundingan perdagangan AS-China yang berakhir hari Rabu ini.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan pada hari Rabu bahwa pembicaraan perdagangannya dengan Amerika Serikat telah selesai, dan bahwa hasilnya akan segera dirilis. Keseriusan pertemuan ini terlihat dengan penambahan hari perundingan, dari dua hari menjadi tiga hari.

Jika meliha perkembangan pasar global hari ini, maka optimisme untuk hasil pertemuan perdagangan AS-China semakin meningkat.

Pasar saham Asia berakhir tinggi hari ini. Demikian juga bursa saham Eropa bergerak positif. Tidak ketinggalan harga minyak juga bergerak melonjak. Demikian juga mata uang komoditas dan Euro merespon positif.

Pertemuan minggu ini adalah pembicaraan tatap muka pertama sejak Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping pada Desember sepakat untuk gencatan 90 hari dalam perang dagang yang telah mengguncang pasar keuangan global.

Awalnya pertemuan dijadwalkan untuk hari Senin dan Selasa, namun negosiasi diperpanjang satu hari di tengah tanda-tanda kemajuan pada masalah termasuk pembelian komoditas pertanian dan energi AS dan peningkatan akses ke pasar China.

Jika tidak ada kesepakatan tercapai hingga 2 Maret, Trump mengatakan dia akan melanjutkan dengan menaikkan tarif menjadi 25 persen dari 10 persen pada impor China senilai $ 200 miliar, pada saat ekonomi China melambat secara signifikan.

Tim AS dipimpin oleh Wakil Perwakilan Perdagangan AS Jeffrey Gerrish, dan termasuk di dari Departemen Pertanian, Perdagangan, Energi, dan Perbendaharaan AS, serta pejabat senior dari Gedung Putih.

Wakil Menteri Perdagangan Wang Shouwen mengepalai pembicaraan tingkat wakil menteri untuk China, meskipun Wakil Perdana Menteri Liu He, seorang penasihat ekonomi utama untuk Xi, muncul di sebuah pertemuan pada hari Senin.

China ingin mengakhiri sengketa perdagangannya dengan Amerika Serikat tetapi tidak akan membuat konsesi yang tidak masuk akal dan kesepakatan apa pun harus melibatkan kompromi di kedua sisi, surat kabar pemerintah China Daily mengatakan pada hari Rabu.

Surat kabar itu mengatakan dalam editorial bahwa sikap Beijing tetap teguh bahwa perselisihan itu merugikan kedua negara dan mengganggu tatanan perdagangan internasional dan rantai pasokan.

Dalam apa yang secara luas dilihat sebagai isyarat niat baik, China pada hari Selasa mengeluarkan persetujuan yang telah lama ditunggu untuk impor lima tanaman rekayasa genetika, yang dapat meningkatkan pembelian biji-bijian A.S. saat petani memutuskan tanaman mana yang akan ditanam di musim semi.

Pada hari Senin, importir Tiongkok melakukan pembelian besar-besaran kedelai AS, yang ketiga kalinya dalam sebulan terakhir.

Sinyal positif mulai terlihat, namun akan lebih jelas lagi jika hasil perundingan secara keseluruhan dirilis. Optimisme pasar terus meningkat, dengan harapan tercapainya perdamaian AS-China setelah perang dagang yang terus berlarut terjadi.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here