Benarkah Sikap Dovish The Fed AS Menggembirakan Pasar?

0
67

(Vibizmedia – Economy & Business) Pergerakan mata uang acuan global Dolar AS, menjadi salah satu faktor utama yang perlu dicermati di awal tahun ini.

Kalau dilihat di antara faktor penggerak utama dolar AS adalah keputusan suku bunga AS, yang naik tidaknya ditentukan oleh kebijakan Federal Reserve AS.

Pada hari Jumat lalu, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kepada American Economic Association bahwa The Fed tidak berada pada jalur kenaikan suku bunga yang telah ditetapkan. Hal ini dapat berarti pembuat kebijakan AS ini fleksibel dan mendengarkan dengan cermat akan pasar keuangan yang menguatkan kesan bahwa siklus pengetatan Fed dapat melambat atau berhenti dalam beberapa bulan mendatang

Pendukung kenaikan dolar AS juga adalah perang dagang AS-China. Namun dengan adanya putaran baru pembicaraan perdagangan AS-China, maka pasar berharap terjadi kesepakatan yang menghentikan perang dagang yang sudah berlarut-larut ini. Maka hal ini membuat dolar AS juga melemah.

Perkembangan sikap dovish The Fed ini memberikan keuntungan bagi mata uang negara berkembang termasuk Rupiah. Bahkan pada hari ini Rupiah sempat menguat di level 13,990.

Kebijakan The Fed AS menjadi sentimen yang sangat diperhatikan pasar, karena mempengaruhi perkembangan ekonomi AS dan global.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here