Banyaknya Bencana Alam, Presiden Minta Pendidikan Kebencanaan Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan

0
169

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo memastikan penanganan darurat korban terdampak bencana tsunami di perairan Selat Sunda berjalan dengan baik.

Presiden ungkapkan evakuasi sudah dilakukan secara cepat oleh TNI, Polri, dibantu oleh pemerintah daerah.

Ia pun memberikan apresiasi. Saya sangat menghargai gerak cepat dari apa yang sudah dilakukan, ungkapnya saat meninjau dampak kerusakan di sekitar Mutiara Carita Cottage, Pantai Carita, Banten.

Pola bencana tsunami di Selat Sunda terjadi di luar perkiraan BMKG sehingga masyarakat tidak memiliki kesiapan untuk menyelamatkan diri.

Biasanya peringatan akan potensi terjadinya tsunami dapat dikeluarkan dengan terlebih dahulu menganalisis secara cepat data gempa yang sebelumnya terjadi. Tetapi, tidak demikian halnya kali ini yang tanpa didahului oleh peristiwa gempa.

Presiden perintahkan BMKG untuk membeli alat-alat early warning system yang bisa memberikan peringatan-peringatan secara dini kepada kita semua sehingga masyarakat bisa waspada.

Setibanya di Puskesmas Labuan, Banten, Presiden langsung menemui para korban yang sedang mendapatkan penanganan dan melanjutkan peninjauan ke posko penanggulangan bencana Kementerian Sosial di Desa Rancateureup yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Puskesmas Labuan. Di sini Presiden sempat berbincang dengan para pengungsi dan meninjau layanan dapur umum yang telah disediakan.

Setelah itu, Presiden juga menemui para korban yang sedang dirawat di rumah sakit lapangan yang didirikan Batalyon Kesehatan 1 Marinir Cilandak, serta meninjau lokasi di sekitar Mutiara Carita Cottage.

Foto: Biro Pers Setpres

Berdasarkan informasi BNPB pukul 07.00 Wib hari ini, mencatat setidaknya 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang, sementara 11.687 orang lainnya harus mengungsi menuju lokasi yang lebih aman.

Melihat banyaknya korban yang ditimbulkan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan jajaran terkait untuk memasukkan pendidikan kebencanaan dalam kurikulum pendidikan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan sejak dini terkait kebencanaan sehingga dapat meminimalisir jumlah korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here