Presiden Minta Saran Budayawan, Strategi Pembangunan Kebudayaan Di Tanah Air

0
167

(Vibizmedia-Jakarta) Pasca menghadiri acara kongres kebudayaan pada akhir pekan lalu, Presiden Jokowi kembali bertemu dengan sejumlah seniman dan budayawan Indonesia untuk berdiskusi dan mendengar saran tentang strategi kebudayaan di Istana Merdeka, Selasa (11/12).

Dirinya memang meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy agar mempertemukannya dengan para seniman dan budayawan tersebut.

Hal ini dilakukannya, sebagai sebuah arah umum untuk kemajuan kebudayaan 20 tahun yang akan datang, ungkap Jokowi saat membuka pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi lebih memilih menjadi pendengar. Ia menyerahkan jalannya acara kepada para budayawan. Pada sore hari ini saya persilakan. Saya akan banyak mendengar saja, sahut Jokowi.

Pada Kongres Kebudayaan Indonesia yang lalu, Jokowi mengatakan toleransi dan kolaborasi penting dalam menghadapi kompleksitas lalu lintas budaya.

Penting adanya interaksi yang berlangsung di tengah masyarakat, yang tidak didominasi untuk berkontestasi semata, melainkan harus dilandasi jiwa toleransi dan semangat berbagi.

Dengan terjadinya perkembangan teknologi transportasi telah memungkinkan orang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara yang sangat mudah dan sangat cepat.

Kompleksitas lalu lintas budaya terjadi karena semua bangsa di dunia, termasuk bangsa Indonesia, semakin lama akan semakin tinggi bersentuhan dengan bangsa lain.

Untuk itu, orientasi kebudayaan jangan sampai keluar dari etos sehari-hari masyarakat Indonesia.



Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here