Emas Dunia dalam Loss Mingguan Terbesar Sejak Agustus, Emas Antam Turun Lagi ke Rp665.000 per gram

0
32

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau terus merosot pada perdagangan akhir pekan Jumat petang (9/11) WIB, di jalur loss mingguan terbesar sejak Agustus lalu, oleh dolar yang menguat. Federal Reserve AS yang mengindikasikan akan terus menaikkan suku bunganya menyebabkan penurunan permintaan untuk emas batangan.

Spot emas turun 0,4 persen ke level $1,218.23 per ounce pada Jumat petang menjelang malam WIB, setelah sempat menyentuh level terendahnya sejak 1 November di $1,218.08. Harga emas telah turun 1,2 persen untuk minggu ini, merupakan penurunan mingguan terbesar sejak minggu 17 Agustus. Sedangkan emas berjangka AS terpantau turun 0,3 persen menjadi $1,221.70 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, malam hari WIB ini merangkak ke level 96,82, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,62.

Analis pasar menyebutkan bahwa emas ini telah berada di bawah tekanan karena dolar yang bertambah kuat. Pertemuan FOMC juga menunjukkan tidak ada perubahan dalam kebijakan suku bunga. Sentimen pasar dari sini bisa menjadi bearish untuk emas. Mata uang dolar terlihat menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat ini karena the Fed pada Kamis mempertahankan suku bunganya tetapi menegaskan kembali posisi pengetatan moneternya.

READ MORE

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here