Pemerintah Wujudkan Perhatiannya Melalui Dana Desa

0
58

(Vibizmedia-Nasional) Bentuk perhatian pemerintah terhadap desa, dalam 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK telah memberikan dana desa yang terus bertambah tiap tahunnya.

Hingga saat ini tak kurang dari Rp 187 triliun telah digelontorkan pemerintah untuk pembangunan desa di seluruh Tanah Air.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 dan Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten.

Acara ini dihadiri oleh para kepala desa, pendamping desa, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kader posyandu, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), LPM kabupaten, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa.

Saat ini dana desa sudah empat tahun kita jalankan. Total Rp 187 triliun. Ditambah lagi tahun depan Rp 70 triliun. Apa artinya? Artinya pemerintah memberi perhatian sangat besar kepada desa, terang Presiden di Lapangan Froggy, Kawasan Foresta Business, Kabupaten Tangerang, Minggu (4/11).

Imbas dari adanya dana desa ini, menurut Presiden di antaranya adalah angka kemiskinan di desa yang menurun dua kali lipat dibandingkan di kota. Setidaknya 1,2 juta penduduk di desa sudah berhasil dientaskan dari kemiskinan. Stunting juga turun dari 37% jadi 30%. Ini penurunan sangat tajam, lanjutnya.

Selain itu, Presiden juga memaparkan beberapa penggunaan dana desa yang telah berjalan. Dari segi infrastruktur, sekira 95.000 kilometer jalan desa telah dibangun di 74.000 desa yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Sementara jembatan yang dibangun sebanyak 914. Sejumlah 22.000 KK juga telah mendapat akses air. Selain itu ada juga tambahan perahu kecil sebanyak 2.200 perahu. PAUD yang dibangun 14.000 unit, Polindes sebanyak 4.100 unit, dan pasar desa sebanyak 3.100 unit.

Oleh sebab itu, dirinya mengajak semua pihak terutama para pendamping desa untuk terus mendampingi dana desa ini sehingga penggunaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat yang ada di desa.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here