Di Bidang Ekonomi, BI Dan MAS Sepakat Kerja Sama Swap Dan Repo

0
57

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah berkomitmen untuk membawa Indonesia dan Singapura saling mempererat kerja sama ekonomi.

Dalam pertemuan Indonesia-Singapura Leader’s Retreat yang digelar pada Kamis (11/10) di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, kedua negara juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk mendorong ekonomi dan keuangan kedua negara.

Perdana Menteri Lee dan saya baru saja melakukan pertemuan Annual Leader’s Retreat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global kerja sama ekonomi menjadi fokus perhatian saya dan PM Lee, terang Presiden.

Salah satu kerja sama yang disepakati kedua negara ialah melakukan swap dan repo antara Bank Indonesia (BI) dengan bank sentral Singapura atau Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS). Kerja sama itu dimaksudkan untuk memperkuat pengelolaan likuiditas dan mendorong pengembangan pasar keuangan dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan kedua negara.

Saya menyambut baik kerja sama swap dan repo antara Bank Indonesia dengan Monetary Authority of Singapore senilai USD 10 miliar, ungkap Presiden.

Kedua negara diketahui juga melakukan penandatanganan sejumlah perjanjian dan nota kesepahaman, yakni Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan Penanaman Modal; Program Kerja Sama dan Budaya untuk Tahun 2019-2021; dan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Teknologi Finansial.

2 dari 3 MoU yang ditandatangani tadi adalah upaya untuk mendorong kerja sama ekonomi dan keuangan, ungkap Presiden.

Presiden melanjutkan, penandatanganan Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan Penanaman Modal merupakan yang pertama ditandatangani Indonesia sejak revisi perjanjian investasi di tahun 2014 lalu.

Di harapkan melalui kerja sama ini dapat meningkatkan kepercayaan investor Singapura untuk terus berinvestasi di Indonesia. Persetujuan ini juga akan menjadi model dan referensi untuk perjanjian investasi ke depan.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here