Bank Dunia: di Tengah Ketidakpastian Global, Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Jauh dari Krisis

0
51

(Vibiznews – Economy) – Bank Dunia menyatakan bahwa meski ketidakpastian global meningkat, proyeksi ekonomi Indonesia tetap positif. Konsumsi swasta dan pemerintah yang lebih kuat mengangkat pertumbuhan PDB riil menjadi 5,3 persen pada kuartal kedua. Demikian menurut laporan Indonesia Economic Quarterly Bank Dunia edisi September 2018 yang dirilis Kamis (20/9).

Selain itu, Bank Dunia menyebutkan saat ini Indonesia jauh dari krisis ekonomi. Walaupun gejolak yang terjadi pada ekonomi global, baik akibat perang dagang maupun krisis ekonomi di sejumlah negara berkembang di tengah normalisasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), telah mengakibatkan portofolio di Indonesia dan sejumlah negara berkembang keluar.

Tapi kondisi tersebut hanya akan menekan pertumbuhan Indonesia dan tidak akan sampai menyeretnya ke dalam pusaran krisis ekonomi. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Rodrigo A Chaves mengatakan 2018 ini. Fundamental ekonomi Indonesia diyakini cukup kuat.

“Komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga stabilitas, bersama dengan mengeluarkan kebijakan yang tegas dan terkoordinasi, serta fundamental ekonomi makro yang kuat telah meningkatkan ketahanan Indonesia di tengah naiknya ketidakpastian global,” kata Rodrigo A. Chaves.

Lead Country Economist Bank Dunia Frederico Gil Sander mengatakan selain fundamental, kecilnya risiko krisis juga terjadi akibat kuatnya komitmen pemerintah dan bank sentral menjaga stabilitas ekonomi.

Dijelaskan juga, untuk BI saat Indonesia mengalami tekanan dari ekonomio global yang memicu arus modal keluar, mereka langsung memperketat kebijakan moneter dengan menjaga perbedaan suku bunga acuannya dengan bank sentral AS. Upaya tersebut cukup ampuh membendung arus modal keluar.

READ MORE

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here