Indonesia Masuk Dalam Kategori Memiliki Risiko Paling Kecil Terpapar Krisis Moneter

0
52

(Vibiznews – Economy & Business) – Fluktuasi nilai tukar rupiah akhir-akhir ini membuat berbagai pihak khawatir mengenai perekonomian nasional. Menurut berbagai pengamat ekonomi kita tidak perlu khawatir Indonesia mengalami krisis ekonomi seperti yang terjadi di tahun 1998 karena saat ini perekonomian Indonesia lebih baik, namun pemerintah tetap harus waspada dengan melakukan monitoring terhadap perbankan melalui sejumlah kebijakan yang diambil BI maupun OJK.

Perlu diketahui, dalam riset Nomura Holdings disebutkan bahwa Indonesia masuk dalam 8 negara dengan risiko krisis paling kecil. berita tersebut menjadi terpopuler belakangan ini. Analisis yang dilakukan Nomura Holdings Inc menunjukkan ada delapan negara berkembang yang dipandang memiliki risiko paling kecil terpapar krisis moneter. Negara-negara tersebut antara lain Indonesia, Brasil, Bulgaria, Kazakhstan, Peru, Filipina, Rusia, dan Thailand. Dalam analisis Nomura, delapan negara tersebut memperoleh skor nol terkait risiko krisis moneter. Artinya, negara-negara itu memiliki risiko yang sangat kecil untuk mengalami krisis. Analisis Nomura didasarkan pada model peringatan awal krisis yang dinamakan Damocles. Model tersebut memeriksa sejumlah faktor, termasuk cadangan devisa, tingkat utang, suku bunga, dan impor.

 

Read more

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here