Kekeringan Terburuk dalam Sejarah Landa Australia Tenggara

0
221
Hewan ternak yang tersisa milik peternak May McKeown di ladangnya yang dilanda kekeringan parah di pinggiran kota Walgett, barat laut New South Wales, Australia, tengah memakan jerami, 20 Juli 2018.

Para petani di Australia timur mengatakan dilanda kekeringan terburuk dalam sejarah. Sebagian pemilik lahan belum mengalami hujan yang layak selama tujuh tahun dan pemerintah menjanjikan bantuan lebih banyak kepada masyarakat yang terkena dampak paling berat. Di negara bagian New South Wales, sekitar 99 persen petani menghadapi kondisi kekeringan dan tidak menghasilkan cukup makanan untuk memberi makan ternak mereka.

Australia adalah daratan yang sangat terbiasa dengan kondisi alam yang ekstrem dan benua terkering di dunia yang dihuni, namun ketahanan serta ketangguhan komunitas pertaniannya sedang mengalami ujian berat.

Australia Tenggara dilanda kekeringan lebih parah daripada yang pernah diingat sebagian besar warga. Bulan lalu adalah bulan Juli terpanas kedua, dan yang paling kering sejak 2002.

Sebagian besar New South Wales,negara bagian yang paling padat di negara itu, sedang mengalami kekeringan. Di beberapa daerah yang kering, badai debu memaksa anak-anak mengenakan masker pelindung di peternakan.

Di kota kecil Manilla, 460 kilometer sebelah utara Sydney, murid SMA Steve dan Olivia mengatakan kondisinya bisa berat.

“Kami mengenakan masker debu di halaman dan apa saja di ladang peternakan berubah menjadi debu,” kata Olivia.

“Ya, berdebu. Kami tidak bisa bernafas,” tambah Steve.

“Masuk ke paru-paru dan kami melihat kuda-kuda kami mulai agak sakit, seperti kesulitan bernafas karena debu,” tambah Olivia.

Isobel murid berusia 11 tahun mengatakan keluarganya yang menjadi petani mengalami kesulitan karena harga ternak merosot dan biaya gandum untuk memberi makan hewan naik.

“Setiap dua minggu kami hampir kehabisan uang dan tidak ada air. Tidak banyak yang tersedia untuk memberi makan ternak,” kata Isobel.

Kepala Sekolah Manilla Central School, Michael Windred mengatakan kekeringan berdampak penting secara psikologis.

“Ada cukup banyak kesulitan. Tidak tampak demikian sampai kita benar-benar mengamati dan makin banyak murid yang menghadap pembimbing. Ada peningkatan murid yang merasa sedikit putus asa,” kata Michael.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull berjanji untuk berbuat lebih banyak guna membantu mereka mengalami tekanan keuangan yang berat akibat kekeringan. Ia telah menyetujui pembayaran “khusus” bagi petani yang memenuhi syarat, serta dana tambahan untuk layanan kesehatan mental.

Kekeringan yang disebut dengan ‘Big Dry’ itu tidak mempengaruhi semua wilayah di Australia. Bulan Juli, beberapa bagian Australia Barat, Northern Territory, Queensland dan sebagian besar negara kepulauan Tasmania mengalami curah hujan di atas rata-rata. [my]

Source : voaindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here