Mengapa Perlu Gerbang Pembayaran Nasional?

0
149

(Vibiznews – Column) –  Kita semua masyarakat Indonesia tentu menyadari, bahwa setiap aktivitas ekonomi kita sehari-hari, mulai dari membeli bahan makanan, berlangganan jasa telekomunikasi, sampai dengan memenuhi kebutuhan transportasi tidak terlepas dari transaksi menggunakan alat pembayaran, baik tunai maupun non tunai. Apalagi di era digitalisasi saat ini, kita mencermati bagaimana instrumen dan sarana pembayaran ritel elektronik tumbuh kian marak di Indonesia, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan alat pembayaran yang semakin cepat, mudah, dan praktis.

 Sebagai contoh, di tahun 2017, dalam setiap menit terjadi lebih dari 10.000 transaksi ATM, Debit, dan Kartu Kredit di Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia sebagai negara dengan populasi yang begitu besar dan jangkauan geografis yang begitu luas, sudah semestinya memiliki sistem pembayaran nasional yang aman, lancar, efisien, dan andal.

Dan di tengah pesatnya kebutuhan bertransaksi, masih terdapat fragmentasi, inefisiensi, dan risiko keamanan yang dihadapi konsumen. Fragmentasi muncul karena kecenderungan industri untuk membangun platform sistem pembayaran yang sifatnya eksklusif, yaitu hanya dapat melayani instrumen yang diterbitkannya sendiri.

 Itu sebabnya Bank Indonesia menggagas untuk membuat Gerbang Pembayaran Nasional untuk mengakomodasi hal-hal tersebut di atas.

Read more

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here