Delivery Service Indonesia Lebih Baik Dari AS? 3 Hal Inilah Yang Bikin Saya Yakin!

1
312

 

(Vibizmedia – Column) – Sebagai seorang konsultan service excellence dan peneliti budaya, tentu saja, bepergian ke luar negeri untuk waktu yang lama, menjadi hal yang wajib dalam agenda tahunan saya. Pengalaman saya ketika berada di negeri orang selama beberapa lama, memang mau tak mau membuat saya harus mempelajari serta mengerti budaya dan keseharian masyarakat yang ada disana.

Dalam tulisan saya sebelumnya, saya pernah mengenai budaya dan kebiasaan yang ada di Amerika Serikat, seperti Southern Hospitality, kebiasaan membeli barang amal, tak lupa juga saya pernah membahas di Lensa Vibizmedia mengenai beberapa tempat yang bisa dikunjungi di Amerika Serikat.

Kali ini, tulisan saya akan membahas mengenai service excellence yang berhubungan dengan kecepatan jasa pengiriman atau delivery service yang ada di Amerika Serikat, dimana hal itu akan saya bandingkan dengan jasa pengiriman yang selama ini saya ketahui di Indonesia.

Sebagai seorang yang gemar shopping online, tentu saja saya sudah familiar dengan beberapa toko online yang ada di Indonesia. Sebut saja beberapa toko online, seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Saya memang pernah berbelanja di ketiga toko online itu, disamping toko online lainnya di Indonesia. Dari semua toko online yang ada di Indonesia, saya sebenarnya menemukan persamaannya, yaitu jasa pengiriman yang tersedia, semuanya memuaskan. Semua toko online tersebut, menggunakan jasa JNE, yang mengirim barang hanya dalam waktu 2-3 hari. Dan, ada juga yang bahkan menggunakan jasa GOJEK atau GRAB untuk jasa pengiriman yang langsung dikirim di hari yang sama dengan hari pemesanan barang. Luar biasa, bukan?

Nah, bicara soal jasa pengiriman, tentunya berbeda lagi di Amerika Serikat (AS). Jika Anda memesan barang melalui Amazon Prime, tentu saja barang dapat dikirimkan dalam waktu yang cepat dan harga yang lumayan. Tetapi, jika Anda memesan barang secara online di toko online lainnya, tentu saja Anda tidak bisa menerima barang tersebut secara cepat, karena standar pengiriman produk online ke alamat pembeli di Amerika Serikat, adalah sekitar 5-7 hari. Jika Anda mau mendapatkan barang tersebut dalam waktu yang paling cepat, yaitu keesokan harinya setelah pemesanan, Anda harus membayar ongkos kirim dengan harga yang lebih tinggi, yang terkadang bisa lebih mahal dibandingkan produk yang Anda beli. Well, itulah kenyataan yang ada mengenai jasa pengiriman produk di Amerika Serikat.

Dari pengalaman saya itu, dapat saya simpulkan bahwa dari sisi kecepatan barang yang dikirim, memang pengiriman barang di Indonesia lebih memuaskan. Dari mana saya bisa melihat bahwa jasa pengiriman barang di Indonesia memuaskan? Percaya atau tidak, hanya 3 faktor inilah yang membuat saya merasa bahwa jasa pengiriman barang di Indonesia patut saya syukuri :

  1. Konsistensi waktu pengiriman

Hal yang saya suka dari toko online di Indonesia, hampir semuanya menggunakan jasa pengiriman yang sama, dengan standar kecepatan pengiriman yang hanya 2-3 hari, dan bahkan bisa lebih cepat lagi, dengan harga yang tergolong murah.

Pertanyaannya kini, adakah jasa pengiriman barang di Amerika Serikat yang tergolong cepat? Jawabannya ada. Tapi, jumlahnya tak terlalu banyak. Pada umumnya, toko online dari brand yang ada di Amerika Serikat (AS), mengirimkan produknya dalam jangka waktu yang tak kurang dari 5 hari.

Jika kita ingin barang tiba lebih cepat dari 5 hari, bisa saja, tetapi biaya pengiriman pun akan menjadi lebih tinggi. Nah, pelonjakan biaya pengiriman pun tak tanggung-tanggung,  bisa mencapai sekitar 3 kali lipat lebih mahal.

Ada lagi hal unik tentang pengiriman barang di AS, yaitu mereka bisa melakukan penundaan waktu pengiriman sekitar 6-10 hari, dan itu diperbolehkan. Soal itu, tentunya pernah saya alami sendiri.

Ketika saya berada di AS, saya terbiasa melakukan tracking barang yang saya pesan melalui Narvar (tracking paket pengiriman-red), yang memberikan informasi tentang estimasi pengiriman sampai barang tersebut tiba ke alamat saya. Awalnya, ketika saya melakukan pengecekan barang kiriman melalui Narvar,  informasi yang ada menyatakan bahwa barang saya akan tiba tanggal 7 Juli 2018. Tetapi, suatu waktu saya lakukan lagi pengecekan di hari lain, betapa kagetnya saya, karena tanggal estimasi tiba barang saya berubah menjadi 11 Juli 2018. Padahal, saya sudah tetapkan target untuk pada tanggal 10 Juli 2018 barang tersebut harus tiba di alamat saya.

Tak memakan waktu lama, saya langsung melayangkan protes ke brand tersebut melalui website penjualan online resminya. Tak lama, respon dari brand tersebut pun tiba di email saya. Isi responnya cukup mengejutkan saya, karena dituliskan, bahwa pada intinya, sudah menjadi hal yang biasa bagi pihak pengiriman untuk mengubah tanggal estimasi tiba barang sekitar 6-10 hari ke alamat yang dituju.

Wah, menanggapi hal tersebut, saya tidak tinggal diam. Saya kirimkan lagi tulisan ke website penjualan dari brand tersebut. Kali ini, saya tanya tentang prosedur pengembalian uang saya, jika barang yang saya pesan tak kunjung tiba sebelum 10 Juli. Untungnya, pihak dari brand tersebut menanggapi  keluhan saya dengan baik, dan akhirnya estimasi tiba barang pesanan saya diubah kembali menjadi tanggal 7 Juli 2018.

Membandingkan dengan waktu pengiriman di Indonesia, bisa dikatakan bahwa jasa pengiriman di Indonesia lebih konsisten dalam menentukan estimasi tiba barang sampai ke alamat yang dituju. Kalaupun barang tak tiba sesuai kecepatan waktu yang ada, pastinya dengan kita menelepon customer service dari jasa pengiriman yang ada, maka mereka biasanya mau juga melakukan tindakan untuk mengirimkan barang kita sampai tujuan.

Poin KONSISTEN itulah yang membuat saya menilai bahwa jasa pengiriman di Indonesia sangat memuaskan.

2. Memastikan barang sampai di alamat yang dituju

Sudah menjadi hal yang biasa, bahwa di Indonesia, bahwa kurir dari jasa pengiriman yang ada, akan memastikan dahulu untuk bertemu seseorang yang menerima paketnya, dan meminta tandatangan atau minimal nama dari orang yang menerima paket tersebut.

Well, hal itu sangat membantu saya. Mengapa? Karena ketika saya ingin memastikan barang saya benar-benar sudah sampai atau belum, pihak pengiriman bisa memberikan jawaban yang jelas, bahkan memberitahu siapa orang yang menerima paket saya di tangannya, sebagai bentuk konfirmasi bahwa barang saya memang benar-benar tiba di alamat yang saya tuliskan.

Kenyataan tersebut, tentunya berbeda dengan kenyataan yang saya alami selama di Amerika Serikat. Disana, kurir hanya datang dan menekan bel, tanpa perduli akan dibukakan pintu atau tidak, lalu menaruh paket kiriman dengan begitu saja di depan pintu rumah yang dituju. Bahkan, terkadang kurir hanya meletakkan paket atau surat dengan begitu saja di kotak pos rumah tanpa memencet bel, apalagi meminta konfirmasi penerima paket.

Nah, bagaimana jika yang mengirimkan di rumah yang salah? Atau bagaimana jika barang atau surat dikirimkan ke nama penghuni rumah lama yang sudah pindah rumah? Semua kemungkinan itu bisa terjadi, bukan?

Tetapi, jika pihak pengirim memastikan barang atau surat tiba dengan mencatat siapapun nama penerimanya dan bahkan meminta tandatangannya, setidaknya hal itu bisa menjadi bukti yang pasti, bahwa barang atau surat tersebut tiba di alamat yang tepat.

3. Lebih terjamin keamanannya

Ketika di Amerika Serikat, saya pernah mendengar, bahwa terkadang, paket kiriman dari Amazon (salah satu toko online di Amerika Serikat-red) yang ada di depan pintu rumah orang, suka menjadi sasaran pencurian.

Memang menjadi hal yang biasa, bahwa di Amerika Serikat, tak perlu kepastian nama penerima bagi setiap paket atau surat yang diterima. Bahkan, jika alamat rumah yang dituju sedang kosong, pada akhirnya kurir tetap saja meletakkan paket tersebut di depan rumah yang dituju serta membiarkannya. Dan yang terjadi berikutnya, entah paket itu tetap ada disana sampai pemilik rumah pulang, ataupun kalau paket itu tercuri, hal itu sudah tidak menjadi tanggung jawab pihak pengiriman.

Bandingkan dengan pengiriman paket di Indonesia, dimana kurir dari jasa pengiriman, tak akan meletakkan barang dengan begitu saja di depan pintu rumah. Pihak pengiriman begitu bertanggung jawab sampai barang tersebut benar-benar diterima benar oleh siapapun yang ada di alamat tujuan. Bahkan, ketika alamat yang dituju sedang dalam keadaan kosong, biasanya kurir pun akan menelepon nomor pemesan untuk memberikan informasi pengiriman barang.

Nah, mungkin Anda boleh percaya atau tidak tentang apa yang tertulis. Dan tentunya , tetap saja pendapat setiap orang boleh berbeda. Namun, bagi saya secara pribadi, melihat kualitas pengiriman barang yang ada di Indonesia dan membandingkannya dengan negara lain, saya berani katakan, bahwa jasa pengiriman di Indonesia lebih memuaskan bagi saya.

 

Zefanya Jodie, MBA/Editor In Chief Vibizmedia.com

1 COMMENT

  1. Setuju. Gerai pengiriman dokumen / barang juga semakin banyak dimana-mana. Sampai jasa pengiriman PT Pos Indonesia pun semakin bagus. Salut sama Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here